Masjid Kampung Keling Malaka, Malaysia - Islami Pedia
News Update
Loading...

Saturday, July 25, 2020

Masjid Kampung Keling Malaka, Malaysia

Masjid Kampung Keling (Kampong Kling) Malaka (id.wikipedia)

Masjid Kampung Keling dibangun tak lama setelah pembangunan Masjid Kampung Hulu Malaka. dimasa penjajahan Belanda di Malaka. Ketika itu Belanda memberikan kebebasan untuk mendirikan masjid sebagai usaha untuk menarik hati orang orang melayu dan kaum muslimin Malaka waktu itu, setelah di era penjajahan Portugis, warga Muslim dilarang mendirikan Masjid bahkan keseluruhan bangunan masjid yang sudah ada dihancurkan oleh Portugis. Keseluruhan biaya pembangunan masjid ini berasal dari jemaah. Masjid Kampung Keling ini merupakan salah satu masjid tertua di Malaysia, dan berada dibawah pengawasan Kementerian Musium dan Purbakala Malaysia.

Menara Masjid Kp. Keling dengan

langgam Cina (foto dari virtualtourist)

Dibangun dengan arsitektur masjid masjid di tanah Jawa & Sumatera. Kayu kayu yang dipakai buat pembangunan masjid di datangkan eksklusif menurut Kalimantan, Indonesia. Sementara mastaka masjid, berikut keramik keramik yang menghiasai bangunan masjid ini pada datangkan berdasarkan Cina. Maski dinding dinding dan tiang tiang kayu nya telah diganti menggunakan beton, tetapi keaslian masjid ini permanen dijaga menggunakan baik. 4 soko pengajar utamanya masih berdiri kokoh di tengah masjid tidak tergerus waktu, meski 4 sokoguru ini adalah sokoguru kayu menurut bangunan pertama masjid yang sengaja tak diganti dengan beton.

Lokasi Masjid Kampung Keling

Masjid Kampung Keling berada di ujung jalan Hang Lekiu dan Jalan Tokong atau Lorong Harmoni atau Temple street, Malaka 75200, Malaysia. Semua agama utama di Malaka terwakili di jalan ini. dijalan yang sama tak jauh dari Masjid Kampung Keling berdiri Kelenteng Cina Cheng Hoon Tseng dan Kuil Hindu Sri Poyyatha Vinayagar Moorthi yang juga berada di Jalan Tokong.

Situs resmi: http://www.al-azim.com/~kgkling

Koordinat GPS : N2.19679 E102.24752

Koordinat google earth : 2° 11' 48.89" N  102° 14' 51.30" E

Arsitektur Masjid Kampung Keling

Interior Masjid Kampung Keling, tampak jelas dua Sokoguru nya

(foto dari virtualtourist)

Masjid Kampung Keling yang dibangun tak lama setelah berdirinya Masjid Kampung Hulu Malaka, memiliki arsitektural bangunan yang serupa dengan Masjid Kampung Hulu Malaka. Mengadopsi tradisi masjid Jawa dan Sumatera dengan 4 sokoguru menyanggah struktur atap bangunan utama. Ditambah dengan beranda beratap di sekeliling bangunan utama. Masjid Kampung Keling dapat menampung sekitar 600 jemaah sekaligus.

Kolam wudhu Masjid Kp. Keling

(foto dari virtualtourist)

Masjid Kampung Keling juga dilengkapi dengan bangunan tempat wudhu yang melindungi kolam air dibawahnya. Letaknya sedikit ditinggikan dari permukaan disekitarnya. Dilengkapi menggunakan beberapa anak tangga. Sama dengan Masjid Kampung Hulu, loka wudhu di Masjid Kampung Keling tidak memakai keran tapi langsung berwudhu pada kolam yang disediakan. Di belakang kolam wudhu ini masih ada tempat tinggal tempat tinggal pengurus masjid.

Menara masjid dibangun terpisah menurut masjid dengan bangunan beton tanpa kayu. Menara yang begitu unik karena tampilannya yg seperti dengan pagoda Cina. Dilengkapi dengan jendela jendela berlengkung dan berterali besi. Sementara tembok pagar sekeliling masjid ditinggikan ditahun 1868 buat melindungi masjid dari jalan raya.

Keramik di import berdasarkan Cina untuk menghiasi atap menara, lantai dan tembok bagian bawah. Selain keramik, efek Cina pula terlihat berdasarkan hiasan di ujung ujung atap masjid jua pada bagian zenit bangunan yang dihias menggunakan Mastaka. Pembangunannya yg dilakukan dimasa kekuasaan Belanda yang sedang bercokol di Malaka sedikit memberikan dampak Eropa dalam plesteran dinding tembok bagian dalam masjid.

Mastaka pada zenit atap masjid

(foto dari archnet.org)

Nuansa Nusantara sangat kental di Masjid Kampung Keling ini. Buka-an lantai bangunan yg persegi empat bukan heksagonal atau persegi panjang misalnya kebanyakan masjid masjid timur tengah, tanpa kubah misalnya yang biasa kita kenal pada bangunan masjid, akan tetapi menggunakan atap limasan bersusun tiga yg adalah ciri spesial bangunan masjid majid tua pada tanah Jawa & Sumatera. Masjid ini memang dibangun menggunakan gaya masjid Jawa dan Sumatera, Idonesia.

Ukiran kayu dengan nuansa Nusantara jua sanggup dinikmati dalam bagian atap, ventilasi, dinding serta goresan yg begitu latif dalam mimbar masjid ini. Keseluruhan pengukir masjid ini adalah para pengukir orisinil melayu. Pada waktu dibangun Masjid Kampung Keling memiliki 4 sokoguru primer, 12 tiang lain nya menyokong bangunan masjid & 20 tiang kayu penopang keliling. Kayu kayu yang digunakan buat pembangunan masjid ini pada datangkan menurut Kalimantan, Indonesia.

Mastaka di sisi atas

Gerbang Masjid

(foto dari archnet.org)

Tetapi lalu tiang tiang tadi diganti menggunakan beton di tahun 1872 menyisakan 4 sokoguru primer yang menyanggah struktur atap buat permanen mempertahankan keaslian bentuk masjid. Masjid ini masih menyimpan lampu hias antik yang menggantung dibawah kubah limas di ruang utama masjid. Meski usianya telah begitu tua lampu ini masih berfungsi & dirawat dengan baik. Diperkirakan secara kasar harga lampu tersebut mencapai 150 ribu Ringgit Malaysia, & merupakan satu satunya di Malaysia.

Sejarah Pembangunan Masjid Kampung Keling

Masjid Kampung Keling dibangun di tahun 1748 atau bertepatan dengan tahun Tahun 1152 Hijriah di masa penjajahan Belanda di Malaka, tak lama setelah pembangunan Masjid Kampung Hulu Malaka. Kemudian masjid ini renovasi tahun 1288H / 1872M dengan bangunan beton. Dan tahun 1908 atap masjid ini ditinggikan mengikut Masjid Kampung Hulu Malaka. Keseluruhan biaya pembangunan masjid ini berasal dari jemaah. Semua ukiran-ukiran yang ada dalam masjid dibuat para pemahat melayu asli. Masjid Kampung Keling merupakan salah satu masjid tertua di Malaysia.

Kini sebagai Bangunan cagar budaya Malaysia

Disebut kampung keling lantaran di wilayah yang sekarang dipenuhi oleh jejeran tempat tinggal toko (RUKO) pedagang pedagang keturunan Cina, dulunya pada ketika masjid dibangun merupakan daerah loka tinggal Muslim India atau Keling yang dari menurut India selatan. Kampung Keling memanjang di sisi barat sungai Malaka. Tipikal bangunan masjid dengan arsitektur misalnya Masjid Kampung Keling ini memang sedang berkembang kala itu. Malaka sendiri memang menjadi pusat perdagangan yang begitu maju pada abad ke 14 sampai abad le 18M.

Peta masjid kampung keeling

View Larger Map

Selain Ujung atap nya yang dihias, bagain dibawah ujung atap masjid

ini jua pada hias menggunakan seni ukir melayu yang sangat khas

(foto dari archnet.org)

Atap masjid berupa limasan bersusun tiga adalah ciri khas

arsitektur masjid tanah jawa dan sumatera yg kemudian di adopsi

3 masjid tua Malaka Masjid Kampung Hulu, Masjid Kampung Keling,

dan masjid Tengkera (foto dari archnet.org)

Beranda Masjid di sisi timur laut (foto dari archnet.org)

Mimbar Masjid, terbuat dari kayu berukir dan sudah berusia lebih dari

seratus tahun (foto dari archnet.org)

Kayu berukir juga menghias bagian bawah atap masjid ini

(foto dari archnet.org)

Masjid Tua pada Lorong Harmoni

Referensi

asia explorer.com Kampung Kling Mosque, Malacca

website masjid kampung keling : http://www.al-azim.com/~kgkling/

jayceooi.com Kampung Kling Mosque, Malacca

virtualtourist.com Kampung Kling Mosque, Melaka

cityturtle.com Kampung Kling Mosque

archnet.org Kampung Kling Mosque

amazingmelaka.com Kampung Keling Mosque Melaka

------------------------------------ooOOOoo------------------------------

Baca Juga Artikel Masjid Malaysia Lain-nya

Masjid Lama Negeri Sarawak, Malaysia

Masjid Putra, Putrajaya, Malaysia

Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin, Putrajaya, Malaysia

Masjid Negara, Masjid Nasional Malaysia pada Kuala Lumpur

Masjid Tengkera Malaka

Dua Masjid di Malaysia "Dikirimidanquot; Kepala Babi

Senja di Masjid Sultan Abu Bakar Johor Bahru

Masjid Aceh pada Pulau Pinang ? Malaysia

Masjid Kampung Hulu Malaka, Malaysia

last update : 21 Januari 2012

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done