|
| The Islamic and Cultural Center, atau biasa dianggap Masjid Agung Brussels |
atau 'Great Mosque of Brussels'.
Masjid Agung Brussels, atau Great Mosque of Brussels atau Islamic Cultural Centre Belgium atau Centre Islamique et Culturel de Belgique. merupakan masjid tertua di negara Belgia. Meski pada awal pembangunannya tidak diperuntukkan untuk masjid melainkan sebuah gedung pameran, kini masjid yang terletak di Cinquantenaire Park, sebuah kawasan elit Brussels ini, senantiasa di sesaki oleh jemaah yang melakanakan ibadah disana. Islamic Cultural Center Belgia ini yang kemudian membidani pembangunan masjid di kawasan Bandar Udara Internasional Brussels.
Lokasi Masjid Agung Brussels, Belgia
Alamat surat :
Islamic Cultural Centre Belgium (Centre Islamique et Culturel de Belgique)
14, Parc du Cinquantenaire, 1000 Brussels
Telepon : +32 (02) 735 21 73
Fax: +32 (02) 735 30 71
email : infos@centreislamique.be
Koordinat : 50°50′36″N 4°23′16″E
Masjid Agung Brussels yang juga menjadi Pusat Kebudayaan Islam Belgia, berada di dalam taman Cinquantenaire Park. Tak jauh dari Schuman round, tempat dimana markas besar Uni Eropa berada di pusat kota Brussels, Belgia.
Muslim Belgia
Di tahun 2008 pemeluk agama Islam di Belgia diperkirakan mencapai 400 ribu jiwa. Muslim di kota Brussels sendiri sudah mencapai 17% dari total populasi ibukota Belgia itu. Menjadikannya salah satu kota dengan muslim terbanyak di belahan bumi bagian barat dan menjadi markas dari Uni Eropa itu.
|
| Jemaah sholat taraweh pada Masjid Agung Brussels mencapai 7000 jemaah |
berdasarkan aneka macam suku bangsa
Islam telah di akui sebagai kepercayaan resmi oleh pemerintah Belgia dari tahun 1974. Namun pendekatan integrasi yang dilakukan sang Belgia kemudian malah menuai kontroversi. Salah satu tingak lanjut dari pengakuan resmi berdasarkan pemerintah Belgia tadi, di tahun 1975 sekolah sekolah Belgia mulai memasukkan materi sosialisasi Islam ke dalam kurikulum resmi sekolah.
Komposisi muslim Belgia terdiri dari 70% merupakan keturunan Maroko, 20 % Turki dan sisanya asal menurut beragam negara termasuk Albania, Pakistan, Mesir & Negara negara Afrika Utara ? Tunisia, Aljazair dan lain lain. Data statistik nasional Belgia menerangkan bahwa nama Muhammad sebagai nama yg paling populer buat dijadikan nama depan bagi bayi bayi famili Muslim Belgia.
Fadila Laan (30 thn), menjadi muslimah Belgia pertama yg masuk ke pada jajaran kabinet Belgia menjadi Menteri Kebudayaan dan Audio Visual. Beliau merupakan putri berdasarkan imigran Maroko yg lahir & besar pada Brussels.
Sejarah Masjid Agung Brussels, Belgia
Masjid Agung Brussels pada kelola sang Islamic and Cultural Centre Belgium, Organisasi Islam pada Belgia yang sudah berdiri dari tahun 1963 dan berkantor pada gedung sewaan pada tempat sederhana kota Brussels, berkat bantuan berdasarkan kedutaan negara negara Islam pada Brussels ketika itu.
|
| King Baudouin dan KingFaisal bin Abdul al-Aziz di tahun 1967 |
Masjid Agung Brussels ini dalam awal pembangunannya tidak diperuntukkan menjadi masjid melainkan menjadi paviliun pameran kebudayaan negeri negeri timur, selesai dibangun tahun 1879 hasil rancangan arsitek Ernest Van Humbeek & setahun kemudian di tahun 1880 digunakan sebagai gedung eksebisi nasional Belgia. Kala itu bangunan ini menjadi tempat tinggal bagi karya monumental fresco berjudul ?Panorama of Cairo? Yg meraih sukses besar . Tetapi karena kurangnya perawatan di abad 20 mengakibatkan kerusakan terhadap bangunan gedung tersebut.
Di tahun 1967 Raja Belgia, King Baudouin menghadiahkan bangunan tersebut kepada Raja Saudi Arabia, KingFaisal bin Abdul al-Aziz, dalam kunjungan resmi beliau ke Belgia. Sejak saat itu terbukalah jalan bagi alih fungsi bangunan yang tadinya merupakan gedung pameran tak terawat itu untuk dijadikan sebagai Masjid bagi komunitas Muslim di Belgia yang sudah berkembang pesat saat itu, sekaligus sebagai pusat kebudayaan Islam di Brussels.
Setelah melalui proses rekonstruksi yang panjang dan keseluruhan biaya pembangunan nya ditanggung oleh kerajaan Saudi Arabia dan di arsiteki oleh arsitek Tunisia Boubaker, masjid tersebut ahirnya diresmikan penggunaannya tahun 1978. oleh Raja Saudi Arabia, King Khalid bin Abdul Aziz dan Raja Belgia King Baudouin
|
| Peresmian The Islamic and Cultural Center Brussels |
di tahun 1978 oleh Raja Saudi Arabia, King Khalid bin Abdul Aziz
dan Raja Belgia King Baudouin
Tahun 1982 organisasi Liga Muslim Dunia (The Muslim World League) menyokong aktivitas masjid ini menggunakan menanggung pengeluaran rutinnya dan menggangarkan sejumlah dana setiap tahun buat keperluan dimaksud. Masih dengan bantuan menurut Liga Muslim Dunia, di tahun 1983 pada dirikanlah European Islamic Institute. Dan tahun 1986 dibangun sebuah masjid pada dalam komplek Bandar Udara Brussels. Organisasi Muslim Belgia mulai termasuk masjid masjid & islamic center mulai menerima subsidi dari pemerintah Belgia tahun 2006 dengan dana sebanyak US$7,7 juta atau setara dengan 6,1 juta euro.
Saat ini di Belgia diperkirakan terdapat 350 masjid, 43 masjid sudah pada akui sang Pemerintah Lokal Wallon di bulan Juni 2007, Lima masjid sudah pada akui sang Pemerintah kota Brussels di bulan December 2007. Pengakuan ini mempunyai arti cukup penting karena pemerintah Belgia nir sekedar menaruh pengakuan tapi menaruh perhatian penuh terhadap kebutuhan masjid termasuk menaruh honor bulanan buat para imam, dan kebutuhan lain nya yg kesemuanya ditanggung sang negara. Pengangkatan imam sendiri dilakukan melalui surat keputusan menurut Kerajaan Belgia.
Aktivitas Masjid Agung Brussels
Di masa awal beroperasinya masjid ini, jemaah sholat berjamaah nya tak lebih menurut 2 shaf panjang. Namun saat ini seiring menggunakan pesat nya perkembangan Islam pada Belgia, Masjid Agung Brussels sudah tak mampu lagi menampung jemaah yg makin membludak. Di bulan Ramadhan dan di dua hari besar Islam, pengurus masjid terpaksa memasang tenda pada sekitar masjid buat menampung para jemaah. Jemaah yang hadir dalam sholat tarawih selama Ramadhan bahkan diperkirakan telah mencapai 7000 jamaah.
|
| The Islamic and Cultural Center, biasa diklaim menjadi Masjid Agung Brussels |
atau 'Great Mosque of Brussels'.
Masjid Agung Brussels tidak saja menyelenggarakan kegiatan peribadatan rutin tapi juga menjadi pusat riset yang bertujuan untuk mensyiarkan ajaran Islam. Pusat Kebudayaan Islam disana juga menyelenggarakan kursus bahasa Arab untuk dewasa dan anak anak, juga kursus pengenalan ajaran Islam. Cukup menarik bahwa dari sederet kegiatan nya masjid ini juga memberikan bimbingan khsusu kepada para mualaf, konsultasi masalah perkawinan hingga memberikan santunan kepada fakir miskin.
|
| The Islamic and Cultural Center, atau Masjid Agung Brussels |
atau 'Great Mosque of Brussels'.
|
| The Islamic and Cultural Center, atau Masjid Agung Brussels |
atau 'Great Mosque of Brussels'.
Referensi
Wikipedia Great Mosque of Brussels
Wikipedia Cinquantenaire
Religion in Europe: Muslims in the EU capital ? Identity vs integration