Islami Pedia: islam di amerika serikat
News Update
Loading...
Showing posts with label islam di amerika serikat. Show all posts
Showing posts with label islam di amerika serikat. Show all posts

Sunday, May 31, 2020

Masjid Islamic Center Santa Ana

The Islamic Center Santa Ana

Dibangun oleh Muslim Champa di Amerika Serikat

Terusir dari kampung halaman dan dari tanah kelahiran, tak memadamkan cahaya Islam dari muslim champa di Santa Ana, California, Amerika Serikat ini. Puluhan tahun lalu mereka dan keluarganya mengungsi ke Amerika Serikat untuk menyelamatkan diri dan kini komunitas muslim Champa ini tetap mempertahankan ke-Islaman mereka dan lebih dari itu mereka mampu menebarkan cahaya Islam kepada komunitas warga Amerika Latin yang juga tinggal di lingkungan mereka.

Kini sebuah Masjid dan Islamic Center sudah berdiri sebagai pusat aktivitas ke-islaman mereka, tidak hanya bagi muslim Champa namun juga di gunakan dan dikelola bersama sama dengan muslim Amerika Latin. Masjid dan Islamic Center ini juga telah menjadi rumah pemersatu bagi Muslim Champa dan Muslim Amerika Latin sekaligus menjadi masjid pertama di wilayah selatan California yang menggunakan Bahasa Spanyol (yang merupakan Bahasa warga Amerika Latin) sebagai salah satu Bahasa pengantar di masjid mereka.

Islamic Center Of Santa Ana

1602-1610 E First St, Santa Ana

CA 92701 Amerika Serikat

Sejarah Muslim Champa di Amerika

Di awal tahun 1980-an gelombang besar pengungsi Kamboja melarikan diri dari negara mereka ke Amerika Serikat untuk menghindari apa yang disebut oleh dunia internasional sebagai “killing fields” atau ladang pembantaian, sebuah pembunuhan masal paling menakutkan dalam sejarah Indocina yang dilakukan oleh rezim komunis Khmer Merah pimpinan Pol Pot.

Banyak dari mereka yang kemudian datang ke Orange County dan tinggal di kawasan Minnie Street di Santa Ana, California, menempati apartemen dengan sewa murah di kawasan tersebut. Di tahun 1982, lima dari pengungsi Kamboja ini membentuk the Indo-Chinese Muslim Refugee Association of the United States (IMRA) bersama dengan beberapa anggota lainnya.

Mereka mengumpulkan berbagai sumberdaya, menyewa sebuah apartemen kecil dan mulai bahu membahu membantu warga muslim Kamboja lainnya yang tinggak di kawasan tersebut. Termasuk memberikan kursus Bahasa inggris gratis, konsultasi gratis serta menjadi penterjemah dadakan bagi para tetangga mereka yang tidak mampu berbahasa Inggris.

Di tahun 1983 mereka menerima dana tunjangan untuk pertama kalinya sebesar $64,000 dari Kantor Federal Urusan Penempatan Pengungsi Amerika Serikat (Federal Office of Refugee Resettlement) untuk tunjangan kerja, dan program tersebut berlanjut baik cakupan maupun nilai nya.

The Islamic Center Santa Ana sebelumnya merupakan bangunan tempat pemulasaran jenazah.

Seiring perjalanan waktu, kebutuhan komunitas pun kemudian ditambahkan ke dalam program tersebut termasuk berbagai macam jenis pelatihan, program selepas jam sekolah bagi remajam pendidikan usia dini hingga ke akses kesehatan dan resolusi trauma.

Beberapa tahun berlalu lembaga yang dibentuk oleh muslim kamboja ini tidak saja semata mata mengurusi warga Kamboja saj, namun juga merambah menangani pengungsi dari wilayah lainnya termasuk dari Vietbam, Laos, Iran, Iraq, Afganistan, Rusia, Ukraina, Bosnia, Ethiopia dan Somalia.

Organisasi ini menjalin kerjasama dan saling dengan para klien serta lembaga lembaga terkait, sejak memulai aktivitas mereka di tahun 1983 hingga saat ini, lembaga tersebut telah menangani penyaluran dana lebih dari $20,000,000 baik dari individu maupun dari public yang digunakan untuk membantu ribuan pengungsi mendapatkan pekerjaan, memperbaiki taraf mereka dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik termasuk program kesehatan, peningkatan pengetahuan, kemampuan keluarga pengungsi.

Lima belas keluarga Muslim Kamboja di Santa Ana pada awalnya menggunakan sebuah ruangan kecil di apartemen sebagai mushola di lingkungan apartemen sewaan tempat tinggal mereka. Komunitas muslim ini kemudian secara pasti terus berkembang seiring dengan bergabungnya para pengungsi Kamboja dari daerah lainnya pindah ke Santa Ana agar dapat hidup berdekatan dengan saudara sedaerah dengan Bahasa, suku, tradisi dan agama yang sama. Dan mushola kecil itupun sudah tak mampu lagi memadai.

Membangun Masjid dan Islamic Center Santa Ana

Masjid dan Islamic Center Santa Ana ini memang tidak mirip sama sekali dengan bangunan masjid yang biasa kita kenal. Harap maklum, karena memang bangunan tersebut dulunya adalah sebuah bangunan tempat pemulasaran jenazah yang kemudian dibeli oleh komunitas Muslim Kamboja dan dirombak menjadi masjid dan pusat ke-Islaman, dan baru di buka sekitar sebulan yang lalu (Juni 2017) dan diberi nama The Islamic Center of Santa Ana (ICSA), dan tidak saja diperuntukkan bagi muslim Champa Kamboja namun juga menjadi rumah bagi Muslim Amerika Latin.

Interior Masjid Islamic Center Santa Ana

35 tahun setelah itu, Komunitas muslim Kamboja ini bersama sama menggalang dana untuk membeli bekas gedung pemulasaran jenazah yang sudah tidak terbengkalai untuk dijadikan masjid. Gedung pemulasaran jenazah yang sudah lama terbengkalai tersebut kemudian di renonasi dan ubah fungsi menjadi masjid dan Islamic Center, seluruh proses renovasi selesai dan mulai digunakan bulan lalu.

Merangkul Warga Latin

Sekitar 78% warga Santa Ana merupakan para imigran dan keturunan Amerika Latin dan sehari hari menggunakan Bahasa Spanyol selain Bahasa Inggris. menyadari hal itu IMRA melaui ICSA melakukan langkah langkah pendekatan kepada lingkungan mereka yang mayoritas berasal dari Amerika Latin tersebut, dan hal tersebut membuahkan hasil.

Seiring berjalannya waktu da’wah yang dilakukan muslim Champa ini telah menarik perhatian warga Latin di Santa Ana, kini menjadi pemandangan biasa di masjid dan di Santa Ana bila ada kegiatan peribadatan ataupun aktivitas sosial terjadi pembauan antara muslim Champa dan muslim Amerika Latin. Bahkan di masjid Islamic Center Santa Ana juga menggunakan Bahasa latin sebagai salah satu Bahasa pengantar dan Bahasa khutbah sholat jum’atnya.

Tidak saja aktivitas peribadatan, ICSA juga mengorganisir beragam aktivitas sosial seperti yang paling populer mengorganisir dapur umum gratis untuk warga sekitar dan mengadakan Taco Trick Iftar, semacam mobil rumah makan bergerak untuk melayani muslim untuk berbuka puasa yang dikelola bersama sama oleh muslim Champa dan Muslim Latin Jemaah Masjid dan ICSA ini.

Pembauran dan persatuan muslim Champa dengan Muslim Latin ini terjadi secara alamiah. Warga Amerika Latin merupakan minoritas di AS, dan muslim Champa yang hidup Santa Ana ditengah tengah warga Latin ini dengan sendirinya menjadi kaum minoritas ditengah minoritas. Dan digunakannya Bahasa Spanyol sebagai Bahasa pengantar di Masjid dan Islamic Center Santa Ana, menjadi magnet tersendiri bagi warga Latin di Santa Ana.***

Referensi

http://www.nbcnews.com/news/asian-america/latino-muslims-find-home-mosque-led-cambodian-refugees-n782381

http://cambodianfamily.org/?page_id=729

http://www.latimes.com/local/lanow/la-me-ln-tacos-ramadan-20170604-story.html

http://icsamasjid.org/#features

Baca Juga

Masjid Islamic Cultural Center (ICC) New York City, Amerika Serikat

Masjid Islamic Center Washington DC, Amerika Serikat

Masjid pertama di Alaska (AS) Segera dibangun

Perkembangan pembangunan Masjid pertama di Alaska

Masjid Diyanet Center of America

Islamic Center Santa Ana, California

Saturday, May 30, 2020

Masjid Manoa Satu Satunya di Hawaii (Bagian 1)

Masjid di Manoa, Hawaii, nir seperti masjid ?. Tentu saja karena memang bangunan ini adalah gedung yang dibeli oleh asosiasi muslim Hawaii & kemudian pada jadikan masjid tanpa mengubah bentuk aslinya.

Hawaii adalah negara bagian Amerika yg ke-50. Terletak pada area tropis pada tengah-tengah Samudra Pasifik, Hawaiii berpenduduk lebih kurang 1,200,000 jiwa menggunakan komposisi penduduk ras Asia (Jepang, China, Filipina & Vietnam) sebanyak 42%, sementara kulit tanpa cacat sebanyak 27% & warga orisinil Hawaii hanya 10%. Sisanya adalah bangsa lain seperti Timur Tengah dan ras kulit hitam, termasuk antara lain mengaku memiliki 2 atau lebih ras, hasil pernikahan antar ras di Hawaii sejak masa lampau. Dari total penduduk Hawaii, diperkirakan terdapat kurang lebih tiga,000 orang Muslim di Hawaii.

Masjid Manoa merupakan satu-satunya masjid yang ada di Hawaii dikelola sang Muslim Association of Hawaii (MAH). Lokasinya berada pada pulau Oahu, pulau tempat kota Honolulu berada. Saat ini beberapa rakyat muslim pada pulau-pulau lain sedang menjajaki upaya buat menciptakan Masjid buat komunitas Muslim pada sana. Bangunan masjid yg nir misalnya bangunan masjid yg biasa kita kenal ini mempunyai sejarah yg relatif panjang dan cukup menarik bahwa pada proses kelahiran masjid & organisasi Islam di Hawaii ini ada kiprah serta muslim berdasarkan negara negara asia termasuk dari Indonesia.

Muslim Association of Hawaii

1935 Aleo Pl, Honolulu, HI 96822

situs resmi : www.iio.org

Telepon : 1 808-947-6263

FB : Muslim Association of Hawaii

Berdirinya Asosiasi Muslim Hawai

Asosiasi Muslim Hawai atau Muslim Association of Hawaii (MAH), sebelumnya dikenal menggunakan nama Asosiasi Mahasiswa Muslim Hawai atau The Muslim Student Association (MAS), telah memulai kegiatan mereka di Hawai sejak lebih menurut 30 tahun yg kemudian.

The Muslim Student Association (MSA) merupakan organisasi yang dibentuk oleh sekelompok mahasiswa muslim pada University of Hawaii pada Manoa, para mahasiswa muslim ini asal menurut berbagai Negara seperti India, Pakistan, Afghanistan, Indonesia, Malaysia dan berdasarkan negara negara Timur Tengah.

Secara nir resmi Organisasi tadi telah eksis dari tahun 1968, merujuk pada the Honolulu Advertiser (10/23/1973 ). Pada masa itu muslim Hawai menyelenggarakan sholat berjamaah di seuah cottage pada kawasan East West Center sebelum lalu berdirinya Masjid di Manoa.

Seperti bangunan loka tinggal biasa dan misalnya kebanyakan bangunan di pulau Hawaii, hanya interiornya saja yang disesuaikan menjadi ruangan masjid. Bangunan masjid di Manoa ini sebagai satu satunya masjid di Hawaii hingga saat ini.

Pada lepas 23 Juli 1979 The Muslim Students' Association of Hawaii, secara resmi menjadi organisasi muslim pertama yg mewakili muslim di Hawai. Sekitar 90% anggota organisasi ini nir lagi berstatus sebagai mahasiswa, namun demikian merujuk kepada Makhdoom Shah pimpinan organisasi ini saat itu, nama organisasi ini tetap dengan nama lamanya lantaran dalam dasarnya setiap muslim diperintahkan buat senantiasa belajar sepanjang hidupnya. (Honolulu Star Bulletin, 09/11/79: E14).

Peran Muslim Asia & Indonesia

Sebagaimana dinyatakan di pada draf aturan dasar pertamanya, disebutkan bahwa organisasi ini didirikan oleh: Najibullah Lafraie, James Abdullah Raushy, Saad Abdul Rahim (Haji Saad Abdul Rahim Shih Ming Wang), Abdul Haq, Makhdoom Shah, Nasir A. Saidy, Mohammad Yusuf Popal, Mohammad Bilal Farooq, Mohammad Haniff, Pramudita Anggraita, Hussain Haikal Latif, Abdul Zainal, M. Asad Khan, Nazir Ahmad, Mohammad Ashraf & Zamir Uddin. (tentunya dengan gampang anda menemukan nama muslim Indonesia berdasarkan perpaduan nama tadi.

Pada tahap awal The Muslim Student Association of Hawaii berkantor di P.O. Box 2028, 1777 East-West Road, Honolulu, Hawaii 96848 as of July 23, 1979. (Hawaii State Archives/Government Records Collection Hawaii Corporations (Dissolved) Case Files [series 158] Muslim Students Association of Hawaii, Inc., File no. 40625D2 [1990 MFL 81]).

Haji Saad Abdul Rahim Shih Ming Wang pada saat itu merupakan Imam dan pimpinan spiritual Muslim Hawaii pertama merupakan laki-laki kelahiran Cina, pensiunan diplomat karir yg sebelumnya bertugas di Arab Saudi & Kuwait, lulusan Universitas Al Azhar Kairo. Dari deretan nama pada atas anda masih ada mahasiswa Indonesia, Pramudita Anggraita, yang dikemudian hari pulang ke tanah air dan menjabat sebagai Deputi Bidang Penelitian Dasar dan terapan Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN).***

Bersambung ke Bagian dua

Baca Juga

Masjid Islamic Cultural Center (ICC) New York City, Amerika Serikat

Masjid Islamic Center Washington DC, Amerika Serikat

Masjid pertama di Alaska (Alaihi Salam) Segera dibangun

Perkembangan pembangunan Masjid pertama di Alaska

Masjid Diyanet Center of America

Islamic Center Santa Ana, California

Friday, May 29, 2020

Masjid Manoa Satu Satunya di Hawaii (Bagian 2)

Hanya ornamen pada bagian atap dan pagar serta lengkungan pada terasnya yang sedikit menaruh perbedaan antara bangunan Masjid di Manoa ini menggunakan bangunan lain disekitarnya.

?Pembelian? Masjid pada Manoa

Para anggota pendiri organisasi ini berupaya mempromosikan penggalanangan dana bagi pembukaan sebuah Islamic Center pada Hawaii. Merujuk kepada penulis di Star Bulletin, Nadine W. Scott, James Abdullah Roushey mulai bertemu dengan Pangeran Abdulaziz Bin Fahad Al-Faisal dari Saudi Arabia menggunakan hasil yang relatif menggembirakan.

Pangeran Abdulaziz Bin Fahad Al-Faisal nir saja siap membantu buat pembangunan masjid namun pula membentuk gedung pusat pendidikan & kebudayaan, rumah makan, pertokoan pada sebuah komplek sentra ke-Islaman (January 12, 1979).

Meskipun dalam perjanjian disebutkan bahwa Pangeran Abdulaziz Bin Fahad Al-Faisal merogoh tanggung jawab untuk pembangunan tadi dengan pembentukan badan usaha Saudi Arabia namun demikian dalam pelaksanaannya hanya disebut sebagai hamba Allah yg menyumbangkan dana buat pembangunan masjid & komplek pemakaman muslim di Hawaii. Pendonor menurut Saudi Arabia tersebut memang meminta tidak disebutkan namanya meskpun diketahui acapkali berkunjung ke Masjid manoa setiap melakukan perjalanan bisnis ke Hawaii.

Masjid Manoa dibangun antara tahun 1979 & 1980. Pemilihan lokasi masjid ini keliru satunya adalah karena kedekatannya menggunakan University of Hawaii & merujuk pada penjelesan Farook Wang. Alasan lainnya merupakan bahwa sebagian dari bangunan yang dibeli bisa disewakan buat membantu pemasukan keuangan masjid.

Masjid Manoa lebih dekat.

Dari sisi arsitektur, Masjid pada Manoa ini memang sama sekali nir seperti menggunakan bangunan masjid misalnya yang kita kenal, lantaran memang bukanlah bangunan masjid yg dibangun berdasarkan awal untuk sebuah masjid, melainkan sebuah bangunan megah yang dibeli sang muslim Hawaii dan lalu pada alihfungsi sebagai masjid tanpa merombak struktur luar bangunannya. Itu sebabnya, tak ada aksen Islam yang tercermin berdasarkan bangunan itu.

Berdirinya The Muslim Association of Hawaii

Pada tanggal 28 April 1983, Makhdoom Shah menjalin kerjasama antara the Hawaii's Muslim community dan Muslim pada kemiliteran menggunakan mengangkat PFC Tyrone James (Abdul Shakur Ali) yg meruopakan Schofield Barracks menjadi Penanggung Jawab Muslim di dinas kemiliteran.

Organisasi Muslim Student Association dengan sukarela dibubarkan pada tanggal 30 November 1990 lantaran tak memenuhi syarat buat registrasi ulang pada Hawaii's Business Registration Division. (Hawaii State Archives/Government Records Collection Hawaii Corporations (Dissolved) Case Files [series 158] Muslim Students Association of Hawaii, Inc., File no. 40625D2 [1990 MFL 81]).

Selanjutnya dibentuk organsasi The Muslim Association of Hawaii (MAH) yg dibuat pada 4 February 1997. Para pengurusnya terdiri berdasarkan Nizar Hassan, Nafez Hasan, Ather Dar, Anwar Kazi and & Lionel E. Price.

Di Hawaii Orang Muslim bertambah tiga orang tiap Bulan

Laporan media lokal pada bulan November 2001 menyebutkan bahwa ?Berislam kini sedang sebagai tren baru pada kalangan mahasiswa dan warga Hawaii?. Hakim Ouansafi, presiden Muslim Association of Hawaii, menyatakan, mualaf di Hawai bertambah paling sedikit 3 orang perbulan.

Kebanyakan mualaf, istilah beliau, merupakan wanita. Jika rasio nasional antara mualaf laki-laki menggunakan wanita adalah 1 : 4, maka rasio mualaf laki-laki -perempuan di Hawaii merupakan 1 : 2. Kebanyakan dari mereka, terutama yang pada Honolulu, adalah keturunan Afrika-Amerika. ?Beberapa pada antaranya menemukan Allah waktu mereka dalam proses penyembuhan berdasarkan ketergantungan terhadap obat-obatan dan alcohol.

Di daerah West Coast lain lagi. Beberapa orang mualaf merupakan anggota militer. Bila pada Honolulu para mualaf itu sebelumnya mengaku tak beragama, maka pada daerah West Coast, biasanya mereka sebelum berislam merupakan penganut suatu agama.

Interior Masjidnya sederhana tetapi lengkap menggunakan mihrab dan mimbarnya.

Cromwell Crawford, pimpinan Departemen Agama pada University of Hawaii-Manoa, mempunyai penerangan tentang tren pindah kepercayaan di Hawaii ini. Menurut dia, imbas menurut Tragedi 11 September terhadap psikologis bangsa merupakan, seluruh rakyat jadi memperhatikan tentang kefanaan hidup ini. ?Mood pun jadi berubah, para lajang mencari ikatan, famili menjadi semakin erat, dan orang pulang mencari pegangan kepercayaan ,?

Tak hanya Islam yg diuntungkan dengan syarat ini, istilah beliau, agama lain jua. ?Mereka yg semula tak beragama, sekarang mencari pegangan agama.? Mengapa kebanyakan wanita? ?Dalam mengekspresikan mood ini, wanita lebih mendalam ketimbang laki-laki ,?.

Penyusunan Sejarah Islam pada Hawaii

Sejarah Islam pada Hawaii dikumpulkan lagi oleh Mona Darwich, dosen senior di University of Hawaii, pada tesisnya yang berjudul Inside and Outside the Mosque: Oral Histories of Hawaii?S Muslims. Dia menuliskan tesisnya selesainya mengumpulkan banyak bahan pustaka & mewawancarai 33 orang nara sumber. Ia juga mendokumentasikan puluhan pemuda yang tengah belajar Islam & memfilmkan kisah Achmed Djuneid, seseorang remaja Muslim di Hawaii.

Wawancara pula dilakukannya melalui email para mahasiswa yang dulu mendirikan organisasi Muslim Hawaii sudah pulang ke negaranya masing-masing. Dua di antaranya merupakan Dr Makhdoom Shah, berasal Kuwait & Dr Pramudita Anggraita, berasal Indonesia.***(habis)

Referensi

situs resmi –The Muslim Association of Hawaii

the.honoluluadvertiser.com -More in Hawai'i turn to Islam

hawaiifreepress.com  -Kona Mosque Plan Questioned

lilyardas.wordpress.com  -Komunitas Muslim di Hawaii Hanya Ada 1 Masjid

Baca Juga

Masjid Islamic Cultural Center (ICC) New York City, Amerika Serikat

Masjid Islamic Center Washington DC, Amerika Serikat

Masjid pertama di Alaska (Alaihi Salam) Segera dibangun

Perkembangan pembangunan Masjid pertama pada Alaska

Masjid Diyanet Center of America

Islamic Center Santa Ana, California

Asal SEO

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done