Islami Pedia: Masjid di Palestina
News Update
Loading...
Showing posts with label Masjid di Palestina. Show all posts
Showing posts with label Masjid di Palestina. Show all posts

Friday, October 9, 2020

Masjid Daarut Tauhiid Indonesia di Gaza Palestina

Masjid Daarut Tauhiid Indonesia pada Gaza - Palestina

Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid membentuk satu unit masjid pada daerah Gaza tengah, tepatnya pada daerah Deir Balah, Masjid tadi diberi nama Masjid Daarut Tauhiid Indonesia, karena uang yg digunakan untuk menciptakan masjid tersebut merupakan output bantuan dari muslim dan warga Indonesia melalui Dompet Peduli Ummat (DPU) Daarut Tauhiid.

Pembangunan masjid ini karena melihat salah satu kebutuhan saudara kita dalam hal tempat ibadah yang aman dan nyaman. Karena paska penyerangan zionis tahun lalu, banyak masjid yg hancur, Bahkan mereka melaksanakan salat terawih, salat jumat, & salat berjamaah 5 ketika diantara puing-puing bangunan masjid yang musnah.

Masjid dibangun di atas huma milik Departemen Agama dan Perwakafan Palestina. Ditambah lagi wakaf tanah menurut rakyat setempat dengan luas 250 meter persegi. Masjid tadi diperkirakan sanggup menampung 300 jamah, dilengkapi menggunakan karpet dan kipas angin, loka wudhu, dan 4 tiolet. Konstruksinya full beton dengan fondasi dasar berkekuatan lima lantai. Rencananya insya Allah, akan dibangun lantai 2 untuk dijadikan sebagai loka menghafal Qur?An diberi nama Markaz Baitul Qur?An.

Saat proses pembangunan

Perjalanan Pembangunan Masjid

Program pembangunan Masjid DT atas ilham & konsep menurut Aa Gym selaku Presidium Yayasan Daarut Tauhiid Indonesia. Program dimulai dengan proses survei lapangan di masing-masing wilayah di Jalur Gaza khususnya daerah porak poranda akibat dibombardier sang pihak militer Israel. Dari beberapa wilayah yg disurvei akhirnya Deir Balah Gaza tengah yang menjadi target awal pembangunan Masjid DT.

Pada lepas 31 Juli 2015 ba'da sholat Jum'at DPU DT sudah memulai pembangunan Masjid di dimulai dengan peletakan batu pertama. Awal bulan September 2015, tim konstruksi & enginering memulai pembangunan diatas huma wafaf dari pihak Kementrian Agama dan Wakaf Gaza Palestina. Proses pembangunan pada jadwalkan hanya memakan ketika kurang dari dua bulan. Akan tetapi mundur menjadi empat bulan dikarenakan faktor krisis material & bahan bangunan lainnya yang masih melanda wilayah Gaza.

Seluruh bahan material dan bahan bangunan seperti semen, besi dll masuk ke Gaza hanya berdasarkan satu jalur yaitu melalui pintu perbatasan Kareem Abo Saleem pintu perbatasan antara Gaza dan Israel. Bahan material masuk ke Gaza harus izin & persetujuan berdasarkan Israel. Tidak ada cara lain , penggunaan semen dengan memakai sistem, satu sak semen masuk Gaza akan ditanya dipakai buat apa? Mana surat-surat pengajuan permintaan semen? Bangun masjid dimana? Luas berapa? Setelah memenuhi persyaratan ini baru mereka berikan semen, dan dikirim secara berangsur.

Hampir selesai

Lambat akan tetapi niscaya pembangunan Masjid DT berjalan lancar. Pihak LSM lokal yang rutin mengecek perkembangan pun tidak meminta imbalan. Saat diberi uang transportasi pun mereka menolak.

?Ini bagian dari tanggung jawab kami selaku putra daerah, apalagi ini rumah ibadah bagi kita Umat Islam. Kami siap bantu sinkron dengan kemampuan kami, tentu hanya berharap ridho Allah Swt,? Kata LSM lokal Palestinian Welfare House yang di ketuai Ir.Jomah Al-Najjar.

Diresmikan

Masjid Daarut Tauhiid Indonesia pada Gaza Palestina diresmikan dalam hari Kamis 31 Desember 2015 jam 10 pagi saat Gaza secara pribadi oleh Aa? Gym melalui sambungan telepon langsung dari pondok pesantren Daarut Tauhid pada Geger Kalong Bandung. ?Semoga menjadi amal saleh bagi semua yg ikut membantu mambangun Masjid Daarut Tauhiid di Gaza, Palestina,? Kata Aa Gym penuh haru. Masjid sendiri sudah dimanfaatkan oleh kaum Muslimin pada Gaza khususnya di Deir Balah Gaza Tengah dua hari sebelum peresmian. Tadinya dijadwalkan saat acara peresmian, KH.Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) akan membicarakan istilah sambutan via Skype. Sayangnya serentak listrik padam, Gaza masih krisis listrik. Akhirnya Aa Gym hanya mengungkapkan salam pada para jamaah warga Gaza melalui jaringan telepon.

Suasana waktu peresmian

Ratusan jamaah bersiap menyaksikan. Ketika video call antara Aa Gym dan Abdillah Onim (Perwakilan Warga Gaza) dimulai, jamaah nir kuasa menunda haru. Suasana di Gaza pun nir kalah ramainya. Kebahagiaan tampak kentara berdasarkan wajah mereka. Abdillah Onim mewakili Warga Gaza jua menyampaikan rasa terima kasihnya. ?Jazakumullah Khairan Katsira kepada para donatur yang telah berdonasi buat Pembangunan Masjid Daarut Tauhiid Gaza,? Ujarnya.

Abdullah Onim melaporkan, tampak hadir pada pelantikan Masjid Daarut Tauhid para Ulama Palestina, pihak Walikota, pihak Kapolda dan stafnya, Wakil Menteri Agama dan Wakaf Gaza, pihak pengajar Daarul Qur?An Nusantara cabang Gaza dan ratusan santri DAQU Gaza, pihak Daarul Qur?An wa Sunnah Gaza Palestina, para kepala NGO lokal pada Gaza, tokoh rakyat Gaza, masyarakat Gaza serta WNI Relawan Rumah Sakit Indonesia.

Diresmikan

Acara diawali dengan pembacaan Al Qur?An oleh santri DAQU Gaza dan diakhiri dengan pelantikan masjid ditandai menggunakan pembukaan tirai penutup batu alam yg bertuliskan : Alhamdulillah, Atas ijin Allah Swt, sudah selesai pembangunan Masjid Daarut Tauhiid yang didanai oleh Donatur DPU DAARUT TAUHIID, tertulis pula : Hadiah dari Rakyat Indonesia. Pihak Kementrian Agama & Wakaf Gaza Palestina, pada kata sambutan mengungkapkan rasa syukur & terima kasih kepada Kaum Muslimin di Indonesia khususnya kepada pihak DPU Daarut Tauhid atas hibah sebuah Masjid.

Sementara tokok Masyakarat Gaza menilai hadiah ini sangat luar biasa bermanfaat bagi kaum Muslimin pada Gaza Palestina. Warga Deir Balah pun bersyukur dan berbahagia menggunakan keberadaan masjid DT. Dan mereka menyepakati secara resmi menamakan wilayah kurang lebih Masjid Daarut Tauhid diberi nama Kampung Tauhid.

Dompet Peduli Ummat

Bagi sahabat yang ingin berdonasi buat Masjid Daarut Tauhiiid Palestina, bantuan bisa disalurkan melalui Kantor DPU Daarut Tauhiid, Jl. Gegerkalong Girang Bandung. Transfer donasi melalui BNI Syariah (Kode Bank 009) 009.2553.41 a.N DPU IS Khusus. BCA (Kode Bank 014) 777.0333.151 a.N DPU IS Khusus. Indformasi dan konfirmasi: 0851-0001-7002 dan BBM: DPUDT1.

Referensi

arrahmah.com – masjid daarut tauhiid gaza diresmikan

daaruttauhiid.org – aa gym live streaming resmikan masjid . . .

daaruttauhiid.org – dpu daarut tauhiid bangun masjid di gaza

dmi.or.id – dpu daarut tauhid resmikan masjid di gaza

----------ZZZ----------

Baca Juga Artikel Masjid Masjid Indonesia di Luar Negeri Lainnya

IMAAM Center, Masjid Indonesia di Amerika (bagian pertama)

IMAAM Center, Masjid Indonesia pada Amerika (bagian kedua)

Masjid Al-Hikmah, Masjid Indonesia pada New York City

Masjid Daarut Tauhiid Indonesia pada Gaza Palestina

Masjid As-Salam, Masjid Indonesia di Wina ? Austria

Masjid Komunitas Muslim Indonesia di Den Haag - bagian I

Masjid Komunitas Muslim Indonesia pada Den Haag - bagian dua

Masjid Al Falah, Masjid Indonesia di Berlin, Jerman

Masjid Istiklal Indonesia di Bosnia & Herzegovina

Masjid Aceh di Pulau Pinang – Malaysia

Masjid Islamic Society of Papua New Guinea

Thursday, June 18, 2020

Israel Kuasai Masjid Ibrahimi dan Bilal

Israel terus mnyasar loka-tempat suci umat Islam dan mengklaimnya menjadi warisan peninggalan bangsa Yahudi

Hidayatullah.Com--Anggota Polit Biro Hamas, Izzat Al-Rishiq, mengecam tindakan Israel yg menganeksasi Masjid Ibrahimi pada Hebron & Masjid Bilal di Bethlehem dan mengklaimnya sebagai 'Jejak Warisan Yahudi'. Al-Rishiq menegaskan bahwa hal itu adalah bentuk lain aggresi terhadap Palestina dan tempat-loka suci mereka.

Al-Rishiq menyeru orang-orang Palestina & faksi-faksi yang ada buat melawan menggunakan segala cara keputusan Israel tadi. Demikian Pusat Media Informasi Timur Tengah melaporkan (23/dua).

Israel berupaya membentuk jejak-jejak peninggalan sejarah dan mengklaimnya sebagai warisan bangsa Yahudi, menjadi bagian berdasarkan mempertahankan eksistensi negara Yahudi Israel.

Dalam pidatonya pada depan kabinet, sebagaimana termuat di sebuah situs sejarah di Galilae Ahad (21/2), Netanyahu mengatakan bahwa kedua situs tadi telah dimasukkannya ke dalam daftar 'Jejak Warisan Yahudi'. "Eksistensi kita di sini, tidak hanya bergantung pada kekuatan militer dan ekonomi, dan teknologi yg kita miliki," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. "Negara Yahudi Israel, pertama & paling primer berakar dalam warisan emosional dan nasional kita."

Sekitar 150 situs sejarah dimasukkan ke dalam daftar, termasuk pada antaranya Tel Hai, lokasi pertempuran legendaris tahun 1920 antara Yahudi yg pertama kali menjejakkan kaki buat mendirikan negara Israel, dengan orang Arab yang merupakan penduduk asli setempat. Dan tentu saja daftar paling teratas adalah Masjid Al-Aqsa.

Jurubicara Otorita Palestina, Ghassan Khatib, mengutuk keputusan tadi & menegaskan bahwa tindakan Israel hanya membawa pertarungan Palestina-Israel ke arah yg lebih tidak baik."Kami yakin pelanggaran ini sangat berbahaya, karena akan menambahkan unsur kepercayaan dalam perseteruan yg sudah terdapat," istilah Ghassan.

Tentunya Israel yang populer licik mengelak menurut seluruh kecaman yang ditujukan dalam mereka. Mark Regev, juru bicara Netanyahu berkata bahwa penetapan 'Jejak Warisan Yahudi' bukan dimaksudkan untuk menciptakan batas daerah negara."Tujuan dari daftar itu merupakan hanya buat menandai situs-situs yg mempunyai arti sangat penting bagi orang-orang Yahudi," kata Regev.

Ahad malam lalu dikabarkan lebih kurang 50 pemukim Yahudi menyerbu kota Yerikho pada lembah Sungai Yordan. Mereka ingin menguasai sebuah loka yang disebut sebagai lokasi sinagog antik.

Hari Ahad jua Arieh Eldad, seseorang anggota parlemen berdasarkan partai garis keras Persatuan Nasional, melakukan tur ke Hebron."Tidak ada warisan Israel tanpa buku suci, tidak ada Zionis tanpa buku kudus," katanya pada Radio Israel. "Ini merupakan loka kelahiran orisinil menurut bangsa Yahudi. Semuanya berawal dari sini," kata Eldad.

Fakta ini seharusnya cukup menjadi bukti untuk menyangkal pendapat orang-orang yang menganggap bahwa konflik Palestina-Israel adalah konflik biasa, sekedar masalah perebutan tanah. [hidayatullah.com]

Monday, May 18, 2020

Dome of the Rock Palestina, Masjid Berkubah Pertama di Dunia

Dome Of The Rock / Kubah Batu / kubah emas. Merupakan galat satu masjid pada pada komplek Masjidil Aqso pada Jerusalem Timur, Palestina. Masjid yang acapkali disalah arti sebagai Masjidil Aqso ini merupakan Masjid berkubah pertama di dunia sekaligus menjadi Masjid Berkubah emas pertama.

Kubah Batu atau Dome of The Rock merupakan salah satu bangunan suci umat Islam. Masjid berkubah pertama itu berada di tengah kompleks Al-Haram asy-Syarif yang terletak di sebelah timur di pada Kota Lama Yerusalem (Baitul Maqdis).

Masjid itu berkubah keemasan. Sedangkan Masjid Al-Aqsa yang berkubah biru berada pada sisi tenggara Al-Haram asy-Syarif menghadap arah kiblat (kota Mekkah). Pembangunan masjid itu dimulai waktu Yerusalem jatuh ke dalam kekuasaan Islam dalam era Khalifah Umar bin Khattab. Tak heran, jika masjid itu dianggap Masjid Umar.

Adalah Khalifah Abdul Malik bin Marwan yang memprakarsai pembangunan Kubah Batu pada tahun 66 H/685 M dan selesai tahun 72 H/691 M. Pembangunan masjid itu sepenuhnya dikerjakan dua orang arsitek Muslim yakni Raja' bin Hayat berdasarkan Bitsan dan Yazid bin Salam berdasarkan Yerusalem. Keduanya menurut Palestina.

Di foto di atas terlihat dengan jelas, bangunan menggunakan kubah warna emas ditengah komplek tadi merupakan Dome Of The Rock atau Masjid Kubah Batu sedangkan Masjid Al-Aqso adalah Masjid dengan kubah bewarna Abu Abu dalam bagian selatan komplek tersebut.

Bangunan Kubah Batu terdiri dari tiga strata. Tingkatan pertama & kedua tingginya mencapai 35,3 meter. Secara holistik, tinggi masjid itu mencapai 39,tiga meter. Keadaan ruang di dalamnya terdiri tiga koridor yg sejajar melingkari batu (sakhrah). Koridor bagian dalam adalah lantai thawaf yang eksklusif mengelilingi batu seperti loka thawaf di Masjidil Haram.

Di dalamnya dipenuhi ukiran-ukiran model Bizantium. Di dalamnya terdapat mihrab-mihrab besar jumlahnya 13 buah dan masing-masing mihrab terdiri dari 104 mihrab kecil. Untuk memasukinya ada empat pintu gerbang besar yang masing-masing dilengkapi atap. Bentuk kubahnya banyak dipengaruhi arsitektur Bizantium.

Sejarawan Al-Maqdisi menuturkan bahwa porto pembangunan masjid itu mencapai 100 ribu koin emas dinar. Di dalam masjid itu terdapat batu atau sakhrah berukuran 56 x 42 kaki. Di bawah sakhrah masih ada gua segi empat yang luasnya 4,lima meter x 4,lima meter dan tingginya 1,5 meter.

Pada atap gua masih ada lubang seluas satu meter. Batu tersebut diklaim sakhrah mukadassah (batu kudus). Di batu tersebut Nabi Muhammad melakukan mi'raj & menjadi saksi peristiwa tadi maka dibangunlah Kubah Sakhrah di atasnya. Menurut literatur Islam, nilai kesucian sakhrah sama dengan Hajar Aswad (batu hitam).*** (Dari berbagai sumber).

------------------------------------------------------------------

Follow & Like akun Instagram kami di@masjidinfo

🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.

🌎 informasi dunia Islam.

------------------------------------------------------------------

Baca Juga

Masjid Juma Derbent Tertua di Rusia

Masjid Shat ̣Gombuj, Tertua di Bangladesh

Masjid Iwye, Tertua di Belarusia

Masjid Kruszyniany, Tertua di Polandia

Forty Tatar Village Mosque, Masjid Tertua di Lithuania

Masjid Shah Hamadan Tertua di Kashmir

Masjid Sarang Singa, Tertua di Turki

Asal SEO

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done