Islami Pedia: Masjid di Kanada
News Update
Loading...
Showing posts with label Masjid di Kanada. Show all posts
Showing posts with label Masjid di Kanada. Show all posts

Monday, August 10, 2020

Masjid Dar-As-Salam Pertama di P.E.I Kanada

Tidak mirip dengan masjid pada umumnya, bangunan Masjid Dar-As-Salam pada kota Charlestown provinsi Prince Edward Island, Canada, dibangun menggunakan gaya seperti bangunan setempat pada umumnya sehingga eksistensi Masjid pertama di Prince Edward Island ini nir terlihat mencolok diantara gedung gedung lainnya.

Prince Edward Island (P.E.I) adalah salah satu provinsi di Kanada dengan luas dan jumlah penduduk terkecil. Provinsi juga merupakan satu satunya provinsi di Kanada yang seluruh wilayahnya merupakan jajaran pulau pulau terdiri dari pulau terbesarnya adalah Prince Edward Island atau Pulau Pangeran Edward serta 231 pulau pulau kecil disekitarnya. Keseluruhan wilayah daratan pulau pulau di provinsi ini bila disatukan luasnya sekitar 5,685.73 km2, sedikit lebih luas dari pulau Bali 5.561 km2 ataupun pulau Madura 5.290 km2.

Pulau Prince Edward terhubung langsung menggunakan daratan akbar Kanada melalui sebuah jembatan bahari sepanjang 13 kilometer bernama Jembatan Konfederasi (Confederation Bridge / Pont De La Confederation). Provinsi P.E.I beribukota di Charlottetown. Nama pulau ini dinisbatkan kepada Pangeran Edward, Duke of Kent and Strathearn (1767?1820) yg adalah putra ke empat berdasarkan Raja George III dan Ratu Victoria.

Penjelajah Prancis Jacques Cartier adalah orang Eropa pertama yg melihat pulau tadi pada tahun 1534 menyusul kemudian menjadi bagian dari Koloni Prancis, dan kemudian sebagai koloni Inggris sejak 1763. Pulau Pangeran Edward ini mempunyai sejarah krusial bagi Kanada Karena di pulau inilah sejarah awal pembentukan negara Kanada di tahun 1867, itu sebabnya Pulau ini pula tak jarang disebut menjadi Pulau Konfederasi.

Di provinsi P.E.I Kanada ini terdapat sekelompok kecil kaum muslimin yg tinggal disana, Komunitas mini muslim pada P.E.I ini kebanyakan berasal menurut Timur Tengah termasuk Mesir. Sejak tahun 1990 mereka telah menciptakan organisasi resmi menggunakan nama Muslim Society of Prince Edward Island. Mereka pula sudah mempunyai satu bangunan Masjid lengkap menggunakan sarana pendukungnya & masjid tadi adalah masjid pertama pada provinsi P.E.I. Masjid tadi bernama Masjid Dar-As-Salam.

Masjid Dar As-Salam

15 MacAleer Drive, Charlottetown, PE C1E 2A1, Canada

www.Muslimpei.Com

1 902-367-3659

Masjid Dar As Salam P.E.I ini berada pada 15 MacAleer Drive. Kota Charlottetown, Propinsi Prince Endward Island, Kanada. Lokasi masjid ini berada pada ujung barat daya Bandara Charlottetown, & hanya terpaut sekiat 200 meter berdasarkan Gereja Good News Baptist Church-Fundamental, atau sekitar 100-an meter berdasarkan gerbang Bandara Charlottetown.

Masjid Dar-As-Salam dibangun seperti kebanyakan  bangunan setempat, tidak seperti bangunan masjid yang kita kenal dengan kubah besar dan menara. Seperti kebanyakan bangunan setempat lainnya, Masjid Dar-As-Salam inipun dilengkapi dengan ruang basement yang menjadi ruang pendukung bagi aktivitas masjid ini, di lantai ini merupakan area ruang pengelola, tempat wudhu hing dapur untuk keperluan masjid.

Pembangunan masjid ini diselenggarakan sang The Muslim Society of P.E.I yg merupakan Komunitas Muslim setempat dengan dana swadaya jemaah, proses pembangunannya dimulai sejak empat tahun 2008. Gagasan pembangunannya telah dicetuskan semenjak pertama kali pembentukan komunitas Muslim P.E.I di tahun 1990 dimulai dengan menggunakan penggalangan dana berdasarkan seluruh jemaah.

Masjid Dar-As-Salam pada saat dalam proses termin ahir pembangunan

Pada waktu rencana pembangunan masjid pertama kali digulirkan, panitia pembangunan hanya mengantongi dana kurang dari $100 ribu, cita rasanya nir mungkin dapat dilakukan buat mengumpulkan dana sampai setengah juta dolar hanya dalam saat enam bulan. Tetapi berkat kerja keras dari panitia penggalangan dana yg diketua sang Dr. Suleiman Sefau, sukses menangguk dana berdasarkan banyak sekali kalangan.

Metoda penggalangan dana dilakukan menggunakan mengirimkan ratusan surat, menelepon semua pihak yg dianggap bisa membantu termasuk kolega, teman & saudar, malam penggalangan dana, bazaar kuliner, permintaan dana menurut individu ke individu lainnya sampai ahirnya berhasil menerima dana yg diperlukan. Selesainya melalui masa pembangunan selama hampir 4 tahun Masjid Dar As Salam diresmikan hari Sabtu 14 Juli 2012 dihadiri oleh semua muslim pada propinsi pulau tadi.

Pada ketika pelantikan masjid seluruh anggota komunitas berkumpul disana menggunakan membawa anggota famili mereka. Upacara peresmian ditandai dengan mutilasi kudapan manis sang presiden komunitas muslim P.E.I, Najam Chishti. Dalam sambutannya dia berkata bahwa pembangunan masjid tadi tidak akan terwujud tanpa kerjasama berdasarkan seluruh komponen rakyat P.E.I.

Interior Masjid Dar-As-Salam

Acara peresmian tersebut turut dihadiri Walikota Charlottetown, Clifford Lee yang hadir dalam acara open house di masjid tersebut. Beliau sempat berujar  bahwa masjid tersebut merupakan satu contoh pengakuan akan pentingnya para imigran di P.E.I dan bagaimana masjid tersebut menjadi contoh sempurna bagi sebuah tempat dimana semua orang dari komunitas masyarakat dapat datang dan berkumpul disana.

Jum?Atan di Gereja

Sebelum masjid ini dibangun komunitas muslim disana meyelenggarakan ibadah sholat berjamaah dengan menumpang pada aula gereja. Di hari minggu gereja dipakai sang umat Kristen & datang pada hari Jum?At digunakan sang muslim disana buat menunaikan ibadah sholat fardhu Jum?At.

Kini sesudah masjid Dar As Salam resmi dibuka komunitas muslim disana dapat menggunakan leluasa menjalan aktivitas komunal mereka termasuk sholat berjamaah, kegiatan sosial dan budaya termasuk pendidikan bagi putra putri mereka, pada masjid yang baru berdiri tadi.

Area loka wudhunya yang unik

Masjid Dar As Salam tidak saja menyelenggarakan kegiatan ibadah rutin, tapi juga berfungsi sebagai Islamic Center dengan menyelenggarakan program pendidikan Sunday School (Sekolah Minggu untuk anak anak –mirip dengan program Gereja), halaqoh, belajar membaca Al-Qur’an serta ta’lim bagi jemaah muslim dan muslimah. Masjid ini juga terbuka bagi non muslim dalam suasana yang  bersahabat guna menciptakan iklim yang baik bagi dialog lintas kepercayaan, perdamaian dan saling pengertian.

Komunitas kecil muslim di P.E.I yang sebagian besar adalah imigran telah menjadi bagian integral dari pulau tersebut, mereka secara aktif terlibat dalam semua aktivitas sosial kemasyarakatan termasuk dalam berbagai aktivitas penggalangan dana bagi pembangunan rumah sakit, Bank makanan, hingga penggalangan dana untuk palang merah Kanada.(dari bujanglanang)***

--------------------------------------

Baca Juga

Masjid 4000 Kilometer

Masjid Innuvik, Masjid ke 4 di Kutub Utara

Monday, July 27, 2020

Masjid 4000 kilometer

Masjid Innuvik, waktu sedang dalam pengerjaan pada kota Winnipeg, Manitoba, Kanada

Masjid itu memang belum diberi nama, secara berseloroh jemaah setempat menyebutnya sebagai masjid yang diberkahi  karena telah menempuh perjalanan teramat jauh lebih dari 4000 kilometer sebelum ahirnya tiba di lokasi.

Ini merupakan kisah perjalanan sebuah masjid yang dibuat buat rakyat muslim pada kota Innuvik, kota kecil pada wilayah Nortwest Teritories, Kanada. Kota yg secara geografis terletak 2 derajat pada atas garis lingkar kutub utara. Kota yang senantiasa bersuhu rendah, latif dengan padang tundra yang luas. Diantara tiga ribuan penduduk nya terdapat seratus rakyat muslim yang sudah sekian usang merindukan hadirnya bangunan masjid yang layak.

Selama satu dekade belakangan mereka menyelenggarakan segala aktivitas ibadah di sebuah trailer tua yang sempit dan tidak sanggup lagi menampung jemaah yg terdapat. Tiga tahun terahir masyarakat muslim disana telah mengumpulkan dana bagi pendirian masjid dan pembelian lahan buat masjid dimaksud. Dana yg terkumpul sudah digunakan buat membeli lahan akan tetapi mengingat lokasi kota tersebut yg terpencil di wilayah paling utara Kanada membuat bahan bangunan dan jasa sangat mahal.

Rute bepergian Masjid Innuvik

Perjalanan Masjid 4000 Kilometer

Mulai di bangun di bulan Juni 2010, bepergian masjid dimulai pertengahan agustus 2010. Dengan sebuah truk trailer beranjak perlahan meninggalkan kota Winnipeg menghadapi cuaca jelek, jalanan sempit, stagnasi parah, jembatan sempit yang hanya pas buat ukuran badan truk, badan jalan yang tidak sanggup menahan beban sampai roda truk terperosok, hingga berbelitnya ijin melintas pada Negara bagian berdeda yg cukup rumit bagi muatan barang tidak biasa itu.

Mengarungi sungai Hay & sungai Mackenzie

Tiba di kota Edmunton, bangunan masjid di pindahkan dengan sangat hati hati dari Truk ke kapal tunda di sungai Hay, untuk memulai perjalanan baru menyusuri sungai Hay menuju sungai Mackenzie. 22 September 2010 petang hari setelah melalui perjalanan lebih dari 24 hari masjid itu ahirnya tiba di dermaga kota Innuvik di delta sungai Mackenzi, disambut dengan suka cita oleh warga muslim kota Innuvik yang menanti dengan harap harap  cemas, akankah masjid yang mereka tunggu tunggu itu akan tiba dalam kondisi utuh.

Dan keraguan itu berganti kegembiraan yang mengharu biru saat kapal tunda yg membawa masjid tersebut merapat ke dermaga Innuvik. Masjid tiba menggunakan selamat bahkan tanpa tergores. Masjid ini memang masih wajib pada angkut lagi menuju lokasi yang sudah disiapkan, di lengkapi dengan karpet, pintu tambahan dan sebagainya sebelum dapat dipakai sang muslim innuvik, diperkirakan pada pertengahan bulan ini (Oktober 2010) telah bisa difungsikan dengan paripurna.

Masjid penuh rekor

tiba pada dermaga innuvik

Masjid innuvik ini memang luar biasa, bagaimana tidak, ketika masjid ini tiba di dermaga kota Innuvik, bahkan sebelum ada satupun jemaah yang masuk kedalam masjid. Bangunan masjid ini sudah memecahkan rekor sebagai masjid paling utara di benua amerika. Dan menjadi masjid paling utara ke-4 dibumi, setelah Tiga Masjid pada Kutub Utara yang sudah ada sebelumnya di kota Norilsk, Russia dan masjid di Tromsø, Norwegia yang letaknya masih lebih utara dari masjid Inuvik. Masjid tersebut juga menjadi bangunan yang bergerak paling jauh di Kanada, dan boleh jadi masjid yang bergerak paling jauh di dunia.

Benar benar luar biasa.

Artikel yang sama juga di posting di Kompasiana

***********************

Baca juga : masjid innuvik masjid ke 3 di kutub utara

-------------------------------ooOOOoo-------------------------------------

Baca Juga Artikel ?Bukan Masjid Biasa? Lainnya

Masjid Innuvik, Masjid ke 4 di Kutub Utara

Tiga Masjid pada Kutub Utara

Masjid 4000 kilometer

Masjid di Atap Dunia, Masjid Jami? Nepal

Masjid pada Atap Dunia, Masjid Kashmiri Taqiya ? Nepal

Masjid pada Atap Dunia, Masjid Agung Lhasa - Tibet

Masjid di Atap Dunia, Masjid Amburiq - Pakistan

Masjid di Atap global, Masjid Chaqchan ? Pakistan

Thursday, June 4, 2020

Masjid Innuvik, Masjid ke 4 di Kutub Utara

Nama resmi masjid ini adalah Mid Night Sun Mosque atau "Masjid Cahaya Matahari pada tengah malamdanquot; tetapi dikenal dengan nama Masjid Innuvik. Merupakan galat satu masjid yang posisinya berada di titik paling utara pada muka bumi.

Innuvik merupakan nama kota pada bagian utara Kanada, Terletak dua derajat di atas garis lingkar kutub utara, adalah keliru satu daerah yang terletak pada bagian paling utara bumi. Letak nya ditepian sungai dan delta Mackenzie. Delta sungai Mackenzie merupakan delta air tawar terbesar pada Kanada dengan wilayah tundra yang begitu luas.

Kota Inuvik masuk ke dalam Negara Bagian Northwest Territories dari Kanada. Berdasarkan sensus penduduk tahun 2006 penduduk kota ini sejumlah 3484 jiwa. Dan sejak 10 Februari 2010 kota ini menjadi kota Kanada paling utara yang paling banyak rekaman gambarnya di google street view, salah satu fasilitas dari aplikasi google earth. Populasi muslim di wilayah Negara bagian Northwest Territories Kanada ini tumbuh sebesar 300 persen disetiap dekade merujuk kepada statistik terbaru.

Midnight Sun Mosque

29 Wolverine Road, box 2171 Inuvik, NT, Canada, Kanada

Masjid Paling Utara Bumi Yang Dinanti-nanti

22 September 2010 warga muslim kota Inuvik mendapatkan anugerah yang sekian lama mereka idam idamkan. Berupa KIRIMAN sebuah masjid yang sudah di rakit secara utuh dari komunitas muslim Kanada di kota Winnipeg, Manitoba. Masjid build up itu dibangun, dibuat, dipersiapkan dan dirakit utuh di kota Winnipeg sejak bulan April 2010 lalu dikirimkan menggunakan angkutan truk dan angkutan sungai sejauh 4000 kilometer ke Kota Inuvik.

Perjalanan yang mendebarkan itu benar benar dinanti oleh komunitas muslim Innuvik  yang sudah begitu lama mengimpikan hadirnya sebuah masjid sebagai tempat mereka untuk beribadah dan menjadi pusat syiar Islam di Innuvik, dan tempat pembelajaran Islam bagi putra putri mereka.

Masjid Inuvik ini benar benar istimewa karena begitu tiba di Inuvik, bahkan sebelum satupun jemaah masuk ke dalam masjid itu, sudah akan menempati tempat tersendiri di buku catatan rekor sebagai masjid paling utara di benua amerika. Dan menjadi masjid paling utara ke-4 dibumi, setelah masjid di Norilsk,Russia dan 2 masjid di Tromsø,Norwegia yang letaknya masih lebih utara dari masjid Inuvik. Masjid tersebut juga menjadi bangunan yang bergerak paling jauh di Kanada.

Lokasi kota Innuvik

Selama dekade terahir kaum muslimin di Inuvik melaksanakan sholat berjamaah pada sebuah trailer tua berukuran tiga x 7 meter, telah tidak bisa lagi menampung menggunakan layak muslim disana buat sholat berjmaah. Adalah Yayasan Zubaidah Tallab (Zubaidah Tallab Foundation) sebuah lembaga amal Islam yg berpusat di Winnipeg, Manitoba, Kanada. Diketuai sang Hussain Guisti yang membiayai pembuatan & pengiriman masjid tersebut ke Innuvik untuk membantu komunitas muslim disana. Yayasan mengeluarkan dana sebesar $300,000 buat menciptakan masjid tadi di winipeg dan mengirimkan nya ke Innuvik.

Keputusan tadi di ambil sesudah melakukan kalkulasi kasar bahwa pembangunan masjid langsung pada kota innuvik akan sangat mahal mengingat letak kota mini itu yang sangat terpencil, sangat sulit mengirimkan material bangunan kesana ditambah dengan harga bahan bangunan & pekerja yang sangat tinggi ditempat tersebut. Dengan membangunnya di Winnipeg & mengirimkannya ke Innuvik jauh lebih gampang dan murah.

Gambar Atas : Masjid Lama Innuvik dibangun berdasarkan sebuah kontainer tua.

Gambar Bawah : Masjid Innuvik yang baru

Selama ini warga muslim Innuvik mengirimkan anak anak mereka ke berbagai kota pada Kanada karena ketiadaan masjid atau sentra pendidikan islam di kota kecil tersebut. Bahkan untuk pemakaman anggota keluarga yg mati pun. Jenazahnya terpaksa diterbangkan ke Winipeg, Manitoba buat dimakamkan di pemakaman muslim di sana.

Warga muslim pada Innuvik sebenarnya sudah mengumpulkan dana buat membentuk sebuah masjid akan tetapi karena jumlah mereka disana tak lebih menurut 100 jemaah sangat sulit untuk menerima dana yg relatif buat membeli huma sekaligus & membangun masjid disana. Lahan untuk masjid telah dimiliki dibeli menggunakan dana yg dikumpulka dari para jemaah selama tiga tahun. Dan diatas lahan itulah masjid kiriman berdasarkan Winipeg itu akan diletakkan.

Masjid yang melalui sebuah perjalanan Panjan g

Perjalanan masjid itu dimulai dari kota Winnipeg menuju Edmonton menggunakan truk trailer, menurut Edmonton menuju ke utara ke sungai Hay buat kemudian dipindahkan ke sebuah kapal tunda melanjutkan perjalanannya menuju sungai Mackenzie & berlabuh pada delta sungai Mackenzi pada dermaga kota Inuvik.

Perjalanan masjid itu dimulai menggunakan angkutan truk semi trailer di ahir agustus 2010 menghadapi banyak sekali penundaan akibat kemacetan kemudian lintas yg parah, aturan lalu lintas, jembatan yg sempit sampai terjangan angin kencang. Tanggal 10 September masjid itu datang di sungai Hay North West Teritories kemudian dipindahkan dengan sangat hati hati ke kapal tunda buat membawanya melayari sungai mackenzi menuju Innuvik sejauh 1800 Km.

Wajah sumringah muslim Innuvik menyambut kedatangan masjid yang mereka dambakan selama ini

Tiba Di Innuvik

Hari rabu petang 22 september 2010, kapal tunda yg membawa masjid orisinil pabrik itu itu ahirnya datang pada dermaga NTCL selesainya melakukan perjalanan lebih dari 24 hari. Menghilangkan kekhawatiran warga muslim setempat, akankah masjid itu akan datang pada kota mini mereka menggunakan utuh, mengingat perjalanan yang begitu panjang yg dilewati berdasarkan Manitoba dimana masjid dibentuk kemudian melintasi dua provinsi & Nortwest Teritories melayari sungai Mackenzi sebelum ahirnya datang di Innuvik.

Sekitar 40 Muslim Innuvik berkumpul di dermaga di menjelang terpaan salju yang segera turun, menyambut kedatangan masjid tersebut menggunakan berbagai aktualisasi diri. Kesemua mereka tak sanggup menyembunyikan kegembiraan menyambut kedatangan masjid tersebut. Keceriaan ini menambah keceriaan mereka yg belum lama merayakan hari raya idul fitri 1431 H. Untuk melaksanakan sholat idul fitri berjamaah kaum muslimin Innuvik menggunakan lapangan pada sebuah arena bermain.

Kendati masjid itu masih belum mempunyai nama, diantara para jemaah yang menyambut kedatangan masjid tadi sempat berseloroh bahwa nama masjid itu adalah ?Masjid yg diberkati? (gracefull Mosque) lantaran telah mampu bertahan melalui sebuah bepergian yang sangat panjang. Masjid baru ini masih perlu dipasangi karpet dan pintu pintu tambahan sebelum digunakan pada pertengahan bulan Oktober 2010.

Rekaman Perjalanan Masjid Innuvik

Referensi

-------------------------------ooOOOoo-------------------------------------

Baca Juga Artikel ?Bukan Masjid Biasa? Lainnya

Masjid Innuvik, Masjid ke 4 pada Kutub Utara

Tiga Masjid pada Kutub Utara

Masjid 4000 kilometer

Masjid di Atap Dunia, Masjid Jami? Nepal

Masjid pada Atap Dunia, Masjid Kashmiri Taqiya ? Nepal

Masjid di Atap Dunia, Masjid Agung Lhasa - Tibet

Masjid pada Atap Dunia, Masjid Amburiq - Pakistan

Masjid pada Atap global, Masjid Chaqchan ? Pakistan

Wednesday, May 13, 2020

Sejarah Islam di Kanada

Lokasi Kanada pada utara benua Amerika.

Komunitas muslim pada kanada hampir seumur dengan negara Kanadanya sendiri. Empat tahun sesudah pembentukan negara Kanada tahun 1867, di tahun 1871 sensus di Kanada menyebutkan ada 13 muslim diantara populasinya waktu itu. Sejumlah besar Muslim Kroasia (dari Bosnia) datang ke tanah amerika sebagaimana Kristen Kroasia, beberapa datang ke amerika dampak perang global pertama yang berkecamuk disana.

Masjid Kanada pertama dibangun di Edmunton di tahun 1938, saat itu diperkirakan telah terdapat lebih kurang 700 muslim pada negara tersebut. Bangunan masjid tadi sekarang menjadi bagian berdasarkan musium di Fort Edmonton Park. Tahun tahun selesainya perang global ke 2 tampak dalam jumlah kecil peningkatan jumlah muslim disana. Sebagian dari mereka adalah Muslim Kroasia dari Bosnia, yg merupakan bagian dari Hadhschar Division dan muslim tawanan Kroasia menurut Bosnia. Namun sampai ketika itu muslim Kanada masih sangat sedikit. Hanya sesudah pencabutan kebijakan preferensi imigrasi di Eropa pada penghujung tahun 1960-an baru terjadi peningkatan signifikan jumlah muslim yang masuk ke Kanada.

Muslim Kroasia menurut Bosnia yg adalah pendahulu dan galat satu menurut arus muslim primer dalam pendirian semua masjid pertama pada Toronto. Masjid pertama selain 3 masjid tertua pada Toronto dibangun sang muslim Kroasia berdasarkan Bosnia & Albania pada tahun 1968. Masjid pertama diberi nama Jami Mosque (berada pada 56 Boustead Ave. Toronto). Dikemudian hari menggunakan kiprah berdasarkan Dr Qadeer Baig r.A. (professor dalam University of Toronto), masjid tadi dibeli oleh Muslim Asia, sedangkan Muslim Albania dan Kroasia lalu mendirikan masjid mereka sendiri : Albanian Muslim Society of Toronto, berlokasi di 564 Annette St. Serta Hrvatska d?Amija (Masjid Kroasia) pada Croatian Islamic Centre, berlokasi pada 75 Birmingham St., Etobicoke.

Masjid Edmunton Masjid pertama di Kanada.

Merujuk pada sensus penduduk tahun 1971 pada Kanada masih ada 33 ribu muslim. Masjid tertua pada Toronto dengan menara tertua di Ontario dibangun pada gaya Usmani, galat satunya berada pada Etobicoke, yg merupakan bagian dari Croatian Islamic Centre, bangunan yang sebelumnya adalah sebuah gedung tua sekolah Katholik, yg pada tanggal 23 Juni 1973. Masjid (gedung tua sekolah Katholik & dibeli seharga 75 ribu CAD) lalu pada atur ulang sebagai tempat ibadah muslim menggunakan dukungan penuh dari komunitas Katholik Kroasia setempat. Salah satu pendirinya adalah seseorang ahli kedokteran nuklir dunia, dr Asaf Durakovi?.

Di tahun 1970-an sejumlah besar imigran non eropa mulai masuk ke Kanada. Hal ini terlihat berdasarkan membengkaknya komunitas muslim Kanada pada tahun 1971, sensus mencatat disana bermukim 98 ribu muslim, sedangkan di tahun 1991 output sensus menunjukkan peningkatan jumlah muslim kanada mencapai 253,265 jiwa, & asumsi hasil sensus 2006 akan memilih nomor kurang lebih 800 ribu jiwa.

Dibandingkan dengan muslim Eropa, muslim Kanada tidak menghadapi permasalahan yang sama. Muslim Kanada hanya salah satu dari sekian banyak etnis yang bermukim disana dari sekian banyak etnis, suku bangsa, budaya dan agama yang bersama sama menjadi bagian dari Kanada. Pejabat pemerintah Kanada mengelompokkan muslim Kanada dalam kelompok sendiri sebagai “kelompok muslim Kanada” untuk keperluan pengambilan kebijakan dan statistik. (singgahkemasjid).

------------------------------------------------------------------

Follow & Like akun Instagram kami di@masjidinfo

🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.

🌎 informasi dunia Islam.

------------------------------------------------------------------

Baca juga

Islam di Ecuador &

Islam di Bahama

Islam di Kostarika

Islam di Belize

Islam di Paraguay

Islam di Bolivia

Islam di Uruguay

Islam di Brazil

Islam di Barbados

Asal SEO

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done