Islami Pedia: Masjid di Brazil
News Update
Loading...
Showing posts with label Masjid di Brazil. Show all posts
Showing posts with label Masjid di Brazil. Show all posts

Saturday, October 24, 2020

Islam di Brazil

Masjid pertama di Brazil. Brazil Primeira Mesquita do Brasil atau biasa dianggap sebagai masjid Av. Do Estado, karena letaknya yg berada di ruas jalan tadi di kota Sao Paolo, menandai keberadaan Islam pada negara Amerika Latin itu.

Ingat Brazil, Ingat Sepakbola, saking lengketnya negara tersebut dengan sepakbola. Brazil, negara di amerika latin itu yang namanya memang telah begitu identik dengan tiga hal yakni sepakbola, karnaval dan bikini, terkait dengan hamparan pasir pantainya yang mempesona. Brazil juga menyandang predikat sebagai negara dengan hutan hujan tropis terbesar di dunia bersama Indonesia, negara berbahasa Portugis terbesar di dunia, negara Katholik terbesar di dunia, Negara terluas sekaligus berpenduduk terbanyak di Amerika Latin. Kekatholikan Brazil di tandai dengan pembangunan patung Cristo Redentor yang begitu besar di puncak Bukit Corcovado, Rio de Janeiro di tahun 1850-an.

Negeri satu ini memang keliru satu negeri gila bola, menurut segi prestasi pula memang pilih tanding. Sebagian pecinta bola yg relatif cermat pastinya masih ingat dalam momen kemenangan dua-0 Brazil atas Australia pada Piala Dunia 2006 di Jerman. Kala itu 18 Juni 2006 pencetak Gol Brazil, Frederico Chaves Guedes mengejutkan dunia ketika merayakan gol kemenangannya dengan melakukan sujud syukur, sebuah celebrasi spesial para pesepakbola muslim. Fred memang keliru satu masyarakat muslim Brazil.

Fred bukanlah satu satunya pesohor muslim di Brazil, di tataran pemerintahan negara tersebut juga masih ada beberapa tokoh muslim yg relatif disegani antara lain Muhammad Murad yang adalah anggota dewan kota S?O Paulo yg sehari harinya berprofesi sebagai pembela terdakwa resmi. Islam memang telah hadir pada Brazil seumur dengan sejarah negara itu, meski pada perjalanannya memang tak mulus.

Dalam sejarahnya semasa masih dijajah sang Portugis, Brazil dikenal menjadi pengimpor budak Afrika terbanyak pada dunia, lebih berdasarkan 3 juta budak hitam Afrika sudah di datangkan ke negara itu selama penjajahan Portugis, buat dijadikan pekerja paksa di huma huma perkebunan milik Portugis. Sebagian dari para budak hitam Afrika itu merupakan Muslim, & menggunakan sendirinya gelombang kedatangan 3 juta budak afrika ke Brazil ini menjadi titik awal masuknya Islam ke Brazil.

Populasi Muslim pada Brazil

Data resmi di world fact book sama sekali tak menyebut Islam dalam deretan agama yang di anut di Brazil. Selain menyebut data sensus tahun 2000 yang terdiri dari 73.6% Katolik, 15.4% Protestan, 1.3% Aliran kepercayaan, 0.3% Bantu/voodoo, 1.8% lain lain, 0.2 tidak jelas, dan sisanya 7.4 tidak beragama.

Data yang lain muncul di Wikipedia yang menyebutkan bahwa pemeluk agama di Brazil terdiri dari Katolik Roma 64.6%, Protestan 22.2%, Tak beragama mencapai 8%, aliran kepercayaan 2% dan 3.2 dikatagorikan sebagai lain lain.

PEW Research Center dalam artikel Mapping the Global Muslim Population, menyebutkan bahwa populasi muslim di Brazil mencapai angka 191-ribu jiwa didasarkan pada data tahun 2009. Angka tersebut setara dengan 0.1% dari total populasi di negara tersebut.

Suasana buka puasa pada Masjid Rio De Jeneiro, Brazil.

Sensus penduduk pada Brazil memang tidak memasukkan Islam menjadi galat satu agama yang pada sensus tapi memasukkan Islam, Budha & agama minioritas lainnya pada kolom ?Lain lian?. Maka wajar bila kemudian tidak ada data yg benar benar valid & up to date terkait nomor niscaya jumlah muslim pada negara tersebut.

Otoritas muslim di Brazil menyakini pemeluk Islam di Brazil mencapai antara 1 juta hingga 2 juta jiwa didasarkan kepada data etnografi yang mereka ketahui. Namun Professor Paulo G. Pinto da Rocha, seorang profesor Antropologi dan Direktur Pusat Studi Timur Tengah di Universidade Federal Fluminense (Brazil), dengan yakin mengatakan bahwa ada sekitar 1 juta muslim di Brazil saat ini, jumlah yang memang terlalu kecil dibandingkan 200 jutaan penduduk negara tersebut. Angka 1 juta itu pun di sebut berbagai pihak sebagai angka yang terlalu dibesar besarkan.

Masuknya Islam pada Brazil

Seperti disebutkan dimuka bahwa Islam pertama kali mencapai Brazil dibawa oleh para budak belian berdasarkan Afrika. Mereka dibawa ke Brazil secara paksa oleh tentara Portugis ke daerah tersebut buat dijadikan kuli pada perkebunan perkebunan yg dibuka disana.

Bangunan masjid kini sudah mencapai 127 masjid diseluruh Brazil. Salah satunya adalah Masjid di Lajes pada foto di atas yang dikelola oleh Sociedade Beneficente Muçulmana de Lajes.

Di abad ke 16 tepatnya dari tahun 1550, Portugis menggunakan budak Afrika buat bekerja di perkebunan tebu yg sebelumnya dimusnahkan oleh penduduk setempat. Brasil tercatat menerima sekitar 37% dari semua budak Afrika yang diperdagangkan ke benua Amerika atau berkisar 3 juta orang. Jumlah tadi membuahkan Brazil menjadi Negara penerima budak terbesar.

Sebagian dari para budak hitam Afrika yang diboyong kesana merupakan kaum muslimin afrika menurut aneka macam suku. Sejarah Brazil mencatat pada tahun 1835 sempat terjadi pemberontakan sang kaum budak muslim di kota Bahia. Pemberontakan oleh campuran muslim berdasarkan banyak sekali bangsa tersebut mengakibatkan korban jiwa namun berahir dalam kekalahan.

Akibatnya penguasa Portugis menerapkan upaya kristenisasi terhadap para budak yg beragama Islam menggunakan banyak sekali cara. Berbagai tekanan dan paksaan serta pelarangan yg dilakukan sepanjang abad 19 terbukti tak bisa memupus Islam berdasarkan benak para budak disana. Terbukti dalam tahun 1910 tercatat masih terdapat sekitar 10 ribu budak afrika yg masih mempertahankan Islam sebagai agamanya.

Perkembangan Islam disana memasuki era baru menggunakan kebijakan pembebasan perbudakan pada penghujung abad ke 16 yg kemudian memunculkan berbagai komunitas muslim disana & dikemudian hari bergabung menggunakan muslim imigran dari India & Pakistan. Perkembangan Islam juga diperkuat dengan masuknya imigran muslim berdasarkan Timur tengah (Arab) yang masuk ke Brazil pada sekitar tahun 1850 sampai tahun 1860.

Mezquita do Brazil pada Sao Paolo.

Gelombang masuknya imigran arab ini meningkat pada era 1970-an seiring menggunakan terjadinya perang saudara di Lebanon (1975-1990) dan berlanjutnya pendudukan daerah Palestina oleh Israel. Meskipun sebagian besar muslim pada Brazil adalah para imigran arab dan keturunan mereka tetapi di decade terahir sudah tumbuh dengan pesat pemeluk Islam mualaf dari kalangan non arab yg turut sebagai bagian menurut komunitas muslim disana.

Komunitas muslim pada Brazil memang secara umum dikuasai adalah para muslim pendatang mencapai 99.04% dengan konsentrasi populasi berada pada negara bagian S?O Paulo, Paran?, Rio Grande do Sul & Rio de Janeiro. Sebagian besar dari mereka menganut faham shiah yang bermukim pada S?O Paulo & daerah selatan Brazil, seperti di Curutiba dan Foz do Igua?U. Sementara muslim Suni kebanyakann tinggal pada Paulo, Paran?, Rio Grande do Sul, Rio de Janeiro dan Distrito Federal.

Organisasi Islam pada Brazil

Institusi Islam di Brazil menggunakan nama resmi ?Islamic Mutual-Aid Associations?

(Sociedades Beneficentes Mu?Ulmanas - SBM). Organisasi tertuanya pertama kali dibentuk pada S?O Paulo tahun 1929. Organisasi ini juga yang kemudian membangun masjid pertama di Brazil menggunakan nama the Mesquita Brasil (Brazil Mosque). Masjid yang dibangun menggunakan dana donasi menurut famili kerajaan Mesir dimulai pada tahun 1942 dan pada resmikan dalam tahun 1960.

Sociedade Beneficente Mu?Ulmana do Paran?

Dalam kurun waktu yang cukup lama antara 1929-1969 organisasi ini menjadi satu satunya organisasi payung bagi muslim disana baik Suni maupun Shiah, baru kemudian wilayah Druses dan Alaouites menciptakan organisasi mereka sendiri di negara bagian Minas Gerais, Rio de Janeiro & S?O Paulo. Sedangkan organisasi Islam lainnya dibuat di Rio de Janeiro dan Paran? Selama tahun 1950-an.

Pembangunan loka tempat ibadah bagi muslim di wilayah Brazil lainnya baru dimulai di kurun tahun 1980-an. Sejak itu beberapa masjid sebagian akbar berdasarkan muslim Suni mulai berdiri pada negara bagian Paran?, S?O Paulo, Mato Grosso, Goi?S dan Minas Gerais. Masjid masjid tersebut dibangun menggunakan gaya arsitektural Arab yang sangat kental, sebagai respon meningkatnya imigran arab ke negara tadi. Sampai permulaan abad ke 21 banyak sekali organisasi Islam telah bertebaran pada seantero negeri.

Perkembangan relatif menarik bagi komunitas muslim di Rio de Janeiro yang tergabung dalam organisasi SBJR (Sociedade Beneficente Mu?Ulmana do Rio de Janeiro), 85% dari 500 keluaga muslim disana justru bukan menurut Etnis Arab atau keturunannya akan tetapi asal dari beragam latar belakang, dibandingkan dengan organisasi Islam pada bagian lain negara tersebut. Karenanya komunitas muslim pada Rio de Janeiro tidak bertendensi untuk menonjolkan bukti diri Arabia dalam kehidupan beragama keseharian mereka.

Merujuk kepada penerangan Antropologis Brazil bernama Silvia Montenegro diseluruh Brazil sudah berdiri 58 organisasi Islam pada tahun 2000, 90% mewakili muslim suni dan sisanya shiah.

Intreior ataupun interior masjid masjid di Brazil ini tak jauh tidak sinkron dengan masjid masjid lainnya diseluruh global misalnya dalam interior Mesquita Omar ibn Khattab - Foz do Igua?? Pada foto di atas.

Masjid pada Brazil

Komunitas muslim Brazil terkonsentrasi pada beberapa kota besar misalnya kota Sao Paolo yg adalah kota terbesar di Brazil, di kota ini jua masjid pertama pada Brazil dibangun menggunakan nama Brazil Primeira Mesquita do Brasil pada Av. Do Estado, yg dibangun di atas huma yg dibeli secara patungan tokoh-tokoh muslim Brasil ditahun 1939.

Peletakan batu pertamanya dilakukan dalam tahun 1948 dan baru berakhir pembangunannya tahun 1960. Lamanya pembangunan masjid tidak lepas dari sulitnya upaya penggalangan dana yang dilakukan umat Islam di negeri tersebut. Begitu pembangunan masjid rampung, umat Islam sudah tersebar ke seantero Brasil yg kini sudah mencapai 127 masjid.

Madrasah mulai berdiri pada Brasil dari tahun ?60-an. Madrasah pertama berdiri pada Sao Paulo, Setelah itu, berdiri jua madrasah pada wilayah Cortiba & beberapa loka lainnya. Madrasah digunakan menjadi semacam diniyah, yaitu buat mengajarkan ilmu kepercayaan & bahasa Arab.

Dampak Positif Telenovela

Perkembangan Islam di Brazil justru terjadi ledakan paska agresi teroris terhadap menara kembar WTC New York pada 11 September 2009 yang dikait kait kan menggunakan terorisme Islam. Sebuah efek yg tidak disangka sangka, masyarakat setempat justru menjadi bertanya-tanya dengan ajaran Islam yg senantiasa dianggap sebut dalam semua pemberitaan insiden 911 tadi.

Satu masjid nyetrik di Brasil, Mesquita de Mogi das Cruzes.

Tiga minggu paska agresi tersebut stasiun tivi the Globo Channel meluncurkan seri perdana telenovela berjudul ?Clone series?. Sebuah serial tivi berlatar belatar belakang kehidupan muslim pada Maroko yg menampilkan kehidupan muslim & arab yg sebenarnya. Tanpa disangka sangka tayangan tadi justru menjadi tontonan pavorit warga setempat dan berdampak pada melonjaknya ketertarikan buat mempelajari Islam ke berbadai Islamic Center disana.

Hal tersebut diakui oleh Professor Paulo G. Pinto da Rocha dan Francirosy Feirreira, pemerhati Islam di University of Sao Paulo sebagai salah satu bahan bakar utama meledaknya minat untuk berislam di Brazil, dan berdampak langsung kepada membengkaknya komunitas muslim disana.

Indikator lain adalah semakin bertambahnya masjid pada negara tersebut menjadi pusat peradaban bagi muslim atau pada bahasa setempat disebut ?Turcos? Merujuk kepada Emperium Turki selaku emperium Islam terahir.

Referensi

dailystar.com.lb  - Islam takes root in land of mini-bikinis

censored31.blogspot.com  - Islam conquering Brazil

paulo g. pinto, Universidade Federal Fluminense - muslim identities in brazil

madinatulilmi.com - Islam di brasil: geliat beragama di negeri samba

globalprayers.info - amanda dias: The Islamic presence in brazil & in rio de janeiro

republika.co.id - cetak gol, pemain timnas brasil ini sujud syukur

---------------

Baca Juga

Islam di Brazil

Masjid Brazil di Sao Paolo

Masjid Brás – Brazil

Masjid Islamic Center Brazil di Brazilia

Masjid Salahudin Al-Ayubi, Sao Paolo – Brazil

Masjid Abu Bakar Assidik, São Bernardo - Brazil

Friday, October 23, 2020

Masjid Brazil di Sao Paolo

Masjid Brazil adalah masjid pertama yang dibangun di Brazil, berada di kota Sao Paolo

Masjid Brazil atau dalam bahasa Portugis yang menjadi bahasa nasional negara tersebut disebut Primeira Mesquita do Brasil atau bila di Indonesiakan menjadi Masjid Pertama di Brazil, sesuai dengan namanya masjid ini memang merupakan masjid pertama yang dibangun di negara tersebut. São Paulo merupakan kota terbesar di Brazil, di kota ini pula menjadi tempat bermukimnya komunitas muslim terbesar di negara tersebut.

Komunitas muslim di Brazil memang terkonsentrasi di beberapa kota besar paling banyak di São Paulo menyusul kemudian Foz do Iguazu yang berada di perbatasan tiga negara Argentina-Brazil-Paraguay, dengan pusat Ke-Islamannya di ketuai oleh Profesor Mohsen Bin Musa El-Husseini. Kota kota lain di Brazil yang memiliki komunitas muslim cukup banyak ada di Santos, Paraná, Curitiba, Lajes, Maringá, hingga ke Rio de Janeiro dan berbagai kota lainnya di seantero Brazil.

Gaya Arabia sangat kental pada bangunan Masjid Brazil ini

Sekitar 80% muslim di Brazil merupakan imigran. Pada awalnya Islam masuk ke negara tersebut dibawa oleh para budak afrika yang dibawa secara paksa ke Brazil oleh tentara penjajahan Portugis. Diantara tiga juta-an budak yang dibawa kesana diantara mereka merupakan muslim Afrika.

Gelombang berikutnya adalah para imigran dari negara negara timur tengah yang bermigrasi ke Brazil sebagai akibat perang yang berkecamuk di Lebanon, Syria dan Palestina. Meski sebagian besar dari mereka menganut agama Kristen Maronit dan sebagian kecil beragama Islam. sebagian besar dari mereka menetap di kawasan negara bagian Sao Paolo dan kota kota besar lainnya.

Salah satu dari sepasang menara tinggi di Masjid Brazil

Sejarah panjang Islam di Brazil turut mewarnai budaya negara tersebut mulai dari kuliner, arsitektural, busana, bahasa hingga ke nama nama tempat disana yang menggunakan bahasa Arab dan bercorak Islam. Komunitas Muslim Arab di Sao Paolo ini yang kemudian membangun Masjid pertama di Brazil yang berlokasi di di Av. do Estado.

Pembangunan masjid Brazil ini di mulai dengan pembentukan organisasi Islam the Muslim Beneficent Society Palestine di tahun 1927 oleh Hosni Adura Darwich Gazal. Menyusul dengan kedatangan muslim dari Syria dan Lebanon maka di tahun 1929 organisasi tersebut berganti nama menjadi Sociedade Beneficente Muçulmana (SBM) atau Muslim Beneficent Society.

Jemaah di Masjid Brazil

Awalnya organisasi tersebut berkantor di street Mooca, 1070 sedangkan ruangan sholatnya menggunakan ruangan yang disewa di Rangel Pestana Avenue dan Baron Duprat. Sepuluh tahun setelah organisasi berdiri barulah kemudian SBM membeli lahan di Av. do Estado 5282 untuk keperluan pembangunan masjid. Dana yang digunakan untuk membeli lahan masjid tersebut di dapat dari patungan tokoh-tokoh muslim Brasil saat itu.

Peletakan batu pertamanya dilakukan pada tahun 1948, dan diresmikan penggunaannya pada tahun 1952, yang kini dikenal sebagai masjid Brazil. Lamanya proses pembangunan masjid tersebut dari sejak pembelian lahan tak lepas dari sulitnya upaya penggalangan dana yang dilakukan umat Islam saat itu.

Lokasinya cukup strategis di sebuah persimpangan jalan utama di kota Sao Paolo

Begitu pembangunan masjid rampung, umat Islam sudah tersebar ke seantero Brasil yang kini sudah mencapai 127 masjid. Dalam kota Sao Paulo sendiri ada sekitar sepuluh masjid, termasuk Masjid Brazil ini. Sejak diresmikan tahun 1952, cukup lama masjid ini bertahan sebagai masjid utama di Brazil sampai kemudian di tahun 1980 baru mulai menjamur masjid masjid di berbagai kota di Brazil.

Lokasi dan Alamat Masjid Brazil

Mesquita Brasil

Sociedade Beneficente Muçulmana no Brasil (SBM)

Av. do Estado, 5382 - Cambuci – CEP: 01516-000

São Paulo - SP 01516-000, BRAZIL

Tel: 3208-3726 - Fax: 3209-2728

Situs resmi : www.mesquitabrasil.com.br

E-Mail: mesquitadobrasil@hotmail.com

Koordinat Geografi : 23° 33' 28.10" S  46° 37' 5.36" W

View Mesquita Brasil in a larger map

View Mesquita Brasil in a larger map

Lokasi Masjid ini berdiri memang berada di pusat keramaian kota Sao Paolo, letaknya yang tak berdekatan dengan metro station Pedro II (Rua da Figueira) memudahkan untuk dijangkau. sejak pertama kali dibangun, masjid ini telah dilengkapi dengan sekolah Al-Qur’an, Perpustakaan Islam, dapur umum, ruang serbaguna serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Pengelolaan dan Aktivitas Masjid Brazil

Masjid Brazil berada dibawah pengelolaan Islamic charitable society of Sao Paulo (SBM) dengan dua orang imam yakni Sheikh Sami dan Sheikh Mohamad yang menyelenggarakan kuliah umum setiap hari Sabtu jam 10:00 hingga 12:00. Seperti masjid masjid lainnya Masjid Brazil juga menyelenggarakan sholat Jum’at dan dua hari raya. Lalu menyelenggarakan pendidikan untuk anak anak, wanita dan umum.

Interior Masjid Brazil

Perkembangan Islam di Brazil memang sedang menggeliat dengan sejarah panjangnya yang begitu pahit di masa lalu namun kini dapat menikmati kebebasan beragama di negara tersebut. Meski demikian masalah kurangnya tenaga Imam menjadi kendala utama bagi masjid masjid disana ditambah dengan kebutuhan yang tinggi atas persediaan terjemahan Al-Qur’an dalam bahasa Portugis.

Untuk mengatasi masalah tersebut beberapa pengurus masjid menyiasatinya dengan meminta satu orang imam untuk menangani beberapa masjid, seperti yang dilakukan oleh Imam Muhammad dan Imam Sami di Masjid Brazil ini yang juga menangani masjid masjid lainnya. Dan beberapa imam masjid ini pun digaji oleh negara negara pendonor di Timur Tengah.***

Seni Ukir Islami terpatri dengan indah di langit langit kubah masjid Brazil ini.
Kehadiran Masjid Brazil di Sao Paolo yang dibangun oleh komunitas muslim migran dari Arabia ini memang seakan akan menghadirkan nuansa Arabia yang sangat kental di negeri bikini, Brazil.
just like another Arabian Mosque around the world.
Nama Masjid dalam lidah Portugis

Referensi

paulo g. pinto, Universidade Federal Fluminense - muslim identities in brazil

madinatulilmi.com - Islam di brasil: geliat beragama di negeri samba

situs resmi SBM - http://www.mesquitabrasil.com.br

centro islamico no brasil - http://www.arresala.org.br

centro islamico no brasil - http://www.islam.org.br

islamicfinder.org – Islamic center of brazil

---------------

Baca Juga

Islam di Brazil

Masjid Brazil di Sao Paolo

Masjid Brás – Brazil

Masjid Islamic Center Brazil di Brazilia

Masjid Salahudin Al-Ayubi, Sao Paolo – Brazil

Masjid Abu Bakar Assidik, São Bernardo - Brazil

Masjid Brás – Brazil

Masjid Bras, satu dari dua Masjid muslim Shi'ah di Brazil

A Mesquita Mohammad Mensageiro de Deus

Nama resmi masjid ini dalam bahasa setempat memang cukup panjang yakni A Mesquita Mohammad Mensageiro de Deus (S.A.A.S.) atau dalam bahasa Inggris-nya disebut Mosque Mohammad Messenger of God dan bila di Indonesia-kan menjadi Masjid Nabi Muhammad Rosulullah, namun biasa disebut sebagai masjid Brás karena memang berada di Distrik Brás kota São Paulo. Dibangun tahun 1987 oleh the Islamic Charitable Association of Brazil atau A Associação Beneficente Islâmica do Brasil (ABIB), sebuah organisasi muslim shi’ah di Brazil. Bangunan masjid ini telah mengalami restorasi di tahun 2001.

Sebagaimana dijelaskan di situs resmi mereka, A Associação Beneficente Islâmica do Brasil (ABIB) adalah sebuah organisasi kemasyarakatan tanpa kaitannya dengan politik dan ekonomi, pembentukan nya semata mata untuk mengajak semua pihak yang memiliki semangat dan berkepentingan yang sama untuk bekerja bersama dalam bidang agama, sosial, budaya, pendidikan, kesehatan, hukum dan aktivitas rekreasi.

Dua Mihrab satu masjid. Mungkin ini satu satunya masjid yang memiliki dua mihrab. mihrab asli berupa ceruk besar  dan tinggi disebelah kiri dibangun bersamaan dengan pembangunan masjid, namun kemudian diabaikan beberapa tahun setelah pembangunan karena ternyata arah kiblatnya salah. Barulah kemudian pengelola membangun mihrab baru berukuran kecil berlatar warna hijau di belakang imam yang sedang memberikan tauziah itu.

Disebutkan bahwa tutama dari yang hendak dicapai oleh ABIB adalah pembetukan berbagai departemen seperti perpustakaan, sekolah, rumah sakit, panti asuhan, panti jompo, rumah singgah, pemakaman umum dan Masjid. sedangkan untuk kepentingan para da’I disiapkan departemen khusus yang menangani masalah tersebut namun masih dibawah naungan ABIB.

A Mesquita Mohammad Mensageiro de Deus (S.A.A.S.)

A Associação Beneficente Islâmica do Brasil (ABIB)

Rua Elisa Witaker, 17 - Brás CEP: 03009-030

São Paulo SP - Brazil

Tel: (11) 3315-0569 - Fax: (11) 3329-9200

Web Site: www.mesquitadobras.org.br

E-Mail: abib@mesquitadobras.org.br

View Mesquita do Bras in a larger map

View Mesquita do Bras in a larger map

Lokasi Masjid Brás berada di ujung ruas jalan Rua São Caetano, in São Paulo, menjadikannya tak terlalu sulit untuk ditemukan. Bangunan masjid ini cukup besar dengan dua menara kembarnya itu terlihat dengan jelas dari Metro Armenia.

Sebagai sebuah masjid milik muslim Shi’ah menjadi tidak aneh ketika bangunan masjid ini dibangun bentuknya mirip dengan Masjid Shah atau Masjid Imam di Naqsh-e Jahan Square, Isfahan Iran. Bangunan beranda masjidnya sangat mirip satu dengan lainnya termasuk penggunaan menara kembar yang mengapit beranda.

Mesquita Do Bras terpampang jelas di pagar depan masjid ini

Fakta menarik tentang Masjid Bras

1. Masjid Bras adalah satu satunya masjid yang dikelola muslim Shi’ah di kota São Paulo, diseluruh Brazil hanya ada dua masjid yang dikelola oleh muslim shi’ah dan salah satunya adalah Masjid Bras ini.

2. Pada saat pembangunnya masjid ini dilengkapi dengan sebuah mihrab yang berukuran luar biasa besar namun beberapa tahun kemudian disadari bahwa arah kiblat masjid ini bermasalah, tidak tepat mengarah ke Ka’bah di kota Mekah, karenanya kemudian pengurus masjid membuat mihrab yang lebih kecil disebelah mihrab tersebut dan mengubah seluruh barisan sajadah yang ada di ruang sholat masjid ini.

Masjid Bras saat dalam proses pembangunan
Aerial view Masjid Bras
Interior Masjid dengan hamparan karpe serta mihrab aslinya sebelum dibuatkan mihrab baru sesuai dengan arah kiblat yang benar.
di foto ini anda dapat melihat dengan jelas perbedaan arah kiblat antara mihrab asli dan mihrab baru yang kini dipakai sebagai referensi arah kiblat. meski ukurannya tak terlalu besar, masjid ini menyediakan tempat khusus untuk jemaah wanita di sisi kanan.
rancangan yang unik di interior masjid dengan bentuk seperti layaknya di dalam sebuah tenda berukuran besar. di negeri Parsi (Iran) sebagai negara berpenduduk Shi'ah terbesar di dunia, bentuk interior seperti ini dipenuhi dengan aneka warna ornamen dan ukiran islami yang sangat menarik namun juga rumit.

Referensi

Situs resmi - www.mesquitadobras.org.br

arresala - http://www.arresala.org.br

Wikipedia – mesquite do bras

Filhadaalvorada -mesquita-do-bras

---------------

Baca Juga

Islam di Brazil

Masjid Brazil di Sao Paolo

Masjid Brás – Brazil

Masjid Islamic Center Brazil di Brazilia

Masjid Salahudin Al-Ayubi, Sao Paolo – Brazil

Masjid Abu Bakar Assidik, São Bernardo - Brazil

Thursday, October 22, 2020

Masjid Islamic Center Brazil di Brazilia

Islamic Center Brazil atau Centro Islamico do Brasil, adalah satu satunya masjid di kota Brazilia Distric Federal, Ibukota Brazil.

Centro Isl?Mico do Brasil

Masjid Islamic Center Brazil atau Mesquita do Centro Isl?Mico do Brasil atau Masjid Al-Markaz Al-Islami Lil Brazil adalah Masjid terbesar di negara Brazil yang dibangun sebagai Islamic Center Nasional di Brazilia City, pusat pemerintahan federal negara tersebut. Dari sisi ukuran masjid ini merupakan masjid terbesar di Brazil, dan salah satu yang terbesar di Amerika latin, wajar karena memang lokasinya yang berada di kawasan pusat pemerintahan federal.

Berdiri diatas areal seluas 2800 m?, masjid ini sanggup menampung ribuan jemaah sekaligus. Arsitekturalnya merefleksikan tradisi & budaya Islam Arabia, dibangun dengan kubah akbar di atap bangunan utamanya & sebatang menara dengan tinggi 37 meter terpisah berdasarkan bangunan utama. Kehadiran bangunan masjid pada pusat pemerintahan negara Katholik terbesar di dunia ini memang relatif menarik perhatian.

Dibangun dalam tradisi Arabia, masjid ini dilengkapi menggunakan halaman tengah layaknya masjid masjid pada Timur tengah lengkap dengan pancuran airnya.

Brazil adalah satu berdasarkan beberapa negara di global yang memindahkan ibukota negara Mereka. Sebelumnya Brazil beribukota di kota pantai Rio De Janairo kemudian dipindahkan ke kota baru Brazilia City Distric Federal. Brazilia City selaku ibukota negara Brazil ini memang unik, dibangun pada atas daerah yg sebelumnya memang tidak berpenghuni spesifik buat kota sentra pemerintahan federal Brazil. Jika pada lihat dari udara penataan ruang kota ini seperti sebuah pesawat terbang, dengan istana presiden-nya tepat berada di kokpit. Tapal batas daerah kota-nya sendiri nyaris berbentuk empat persegi panjang paripurna.

Lokasi Masjid

Mesquita do Centro Isl?Mico

Setor de Grandes ?Reas Norte W5, quadra 912

Brazilia ? Brazil

Phone: (61) 3273-0250

Koordinat : 15°45'11"S  47°53'59"W

E-mail: Richard.back@gmail.com

Imam : Sheikh Jamaan Abdullah Al Ghamidi

Imam : Sheikh Muhamad Zidan

View Mesquita do Bras in a larger map

View Mesquita do Centro Isl?Mico in a larger map

Masjid ini mendapat kunjungan wisatawan setiap hari kecuali hari Jum?At ditutup buat kunjungan non muslim untuk penyelenggaraan sholat Jum?At. Tak terdapat data resmi berapa jumlah muslim yang tinggal di Brazilia City, meskipun menurut sensus tahun 2000 oleh the Brazilian Institute of Geography and Statistics (IBGE) muslim disana ada 27,239, tetapi bilamerujuk kepada The Islamic Brazilian Federation jumlah muslim pada Brazil mencapai 1.Lima juta jiwa.

Memang sangat sedikit informasi di internet tentang masjid di pusat pemerintahan Brazil ini. kapan dibangun, siapa yang mendanai, para pengelola dan sebagainya. Beruntung  ada satu prasasti pembangunan  yang mengatakan bahwa masjid ini dibangun oleh pemerintah Kerajaan Saudi Arabia di tahun 1990, dan lebih banyak digunakan selama jam kerja dengan jemaah dari kantor kantor kedutaan negara negara sahabat. Mengingat tidak adanya pemukiman di kawasan pusat pemerintahan tersebut, pemukiman terdekat dengan lokasi terpisah sejauh 30 Km.

Di seberang bangunan masjid megah ini terdapat lahan milik Islamic Center Brazil yang cukup luas dengan sebuah bangunan masjid terbengkalai tidak terurus. Bangunan masjid yang dilengkapi menggunakan courtyard ditengahnya, berkubah tunggal & jauh lebih besar dari masjid yang kini berdiri.

Namun, lagi lagi nir terdapat informasi apapun mengenai bangunan tadi, meski satu blog di internet menyajikan foto foto tentang bangunan ini secara lengkap. Bahkan videonya jua sudah tayang pada youtube seperti yang sudah saya cantumkan pada atas.***

Foto udara masjid Islamic Center Brazil. sebelah kiri adalah bangunan masjid yang kini berdiri megah, sedangkan sebelah kanan adalah bangunan mirip masjid yang terbengkalai tak di urus, belum ada berita pasti tentang bangunan tersebut yang lahannya masih milik Islamic Center Brazil ini.
Interior Masjid ini relatif sepi dari ornamen seperti kebanyakan masjid masjid arabia. namun kubah besar di atap masjid menjadi penanda utama-nya bersama menara tingginya yang menjulang menusuk langit Brazilia.
sebagai satu satunya masjid di kota Brazilia, masjid ini menjadi tumpuan para diplomat dan staf di kedutaan kedutaan negara sahabat yang berkantor di Brazilia dan tentu saja bangunannya yang lain dari yang lain ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Brazilia, karenanya pengurus masjid membuka diri untuk kunjungan wisatawan sepanjang minggu kecuali hari Jum'at.
Prasasti pembangunannya dibuat dalam dua bahasa, Arab dan Portugis, beruntung kemudian ditambahkan sekeping plat berbahasa Portugis dan Inggris.

Referensi

lugaresesquecidos.com.br - centro-islamico-do-brasil-brasilia

radioislambr.com – mesquitas do brasil

qualquadra.com.br - Mesquita do Centro Isl?Mico do Brasil

panoramio.com - Mesquita Centro Isl?Mico do Brasil, Brasília

brasil.gov.br - mesquita-do-centro-islamico-do-brasil

---------------

Baca Juga

Islam pada Brazil

Masjid Brazil pada Sao Paolo

Masjid Br?S ? Brazil

Masjid Islamic Center Brazil di Brazilia

Masjid Salahudin Al-Ayubi, Sao Paolo ? Brazil

Masjid Abu Bakar Assidik, S?O Bernardo - Brazil

Masjid Salahudin Al-Ayubi, Sao Paolo - Brazil

Masjid Salahudin Al-Ayubi atau Mesquita do Pari keliru satu menurut kurang lebih 10 Masjid yang terdapat pada kota Saolo Paole - Brazil.

Masjid Salahuddin Al-Ayubi merupakan salah satu masjid yang ada di kota Sao Paolo – Brazil. Nama resminya dalam bahasa setempat disebut sebagai Mesquita do Pari atau Mesquita Salah El Din. Disebut sebagai Mesquita do Pari atau “Masjid di Pari” karena memang masjidnya berada di kawasan dengan nama Pari di kota Sao Paolo. Nama yang terpampang di pagar depan masjid-pun menggunakan nama Mesquita Do Pari meskipun nama resminya adalah Mesquita Salah El Din, dinisbatkan kepada Salahuddin Al-Ayubi. Lokasi tempat masjid ini berdiri tak seberapa jauh dari Masjid Bras yang sudah di ulas dalam artikel sebelumnya.

Mesquita do Pari - S?O PauloSP

Rua Bar?O de Lad?Rio, 922 ? Pari

S?O Paulo (SP) ? Brazil 03101 -000

Tel: (11) 3311- 6734/ (11) 3311-8697

E-mail : contato@ligaislamica.org.br, ligaislamica@ligaislamica.org.br

Situs resmi : www.ligaislamica.org.br

View Mesquita do Pari - S?O PauloSP in a larger map

View Mesquita do Pari - S?O PauloSP in a larger map

Masjid ini diresmikan penggunaannya secara resmi pada lepas 12 Januari 1995 dan menjadi kantor sentra bagi Liga Pemuda Muslim Brazil atau Liga da Juventude Isl?Mica Beneficente do Brasil, organisasi kepemudaan Islam Brazil yang didirikan bersamaan dengan peresmian Masjid tersebut. Organisasi ini sebagai wadah kegiatan kepemudaan Islam di Brazil yg keanggotaannya terbuka bagi semua kalangan tanpa memandang latar belakang kewarganegaraan.

Dari sudut pandang arsitektur, Masjid Salahuddin pada Pari ini memang relatif memang mempunyai karakteristik tersendiri. Dengan tampilan luar-nya yang nir dibangun pada bentuk bangunan masjid yang biasa kita kenal. Sekilas, bangunannya lebih mirip gedung perkantoran berlantai empat biasa, dengan sebuah bentuk fasad disampingnya yang dibangun lebih tinggi berdasarkan bangunan utama layaknya sebuah menara & dalam bagian ini dipasang tulisan akbar ?Liga da Juventude Isl?Mica Beneficente do Brasil?.

Tidak kentara benar apakan bentuk tadi dibangun dengan sengaja seperti demikian. Namun secara generik tampilan tadi memberikan khasanah baru bagi sebuah bangunan masjid. Ruang sholat utamanya berada pada lantai dasar & mezanin, lantai atasnya digunakan sebagai perkantoran.

Ruang sholat tadi cukup nyaman dengan jendela ventilasi kaca berukuran akbar dalam sisi depan dan sisi kanan bangunannya memberikan pencahayaan alami yang cukup baik ke dalam masjid. Mihrabnya dibangun berupa ceruka kecil di bagian depan & cukup menarik merupakan bentuk mimbarnya yang berupa sebuah podium kecil, sebuah bentuk mimbar yg sama sekali tidak terkenal dipakai pada Indonesia.

Interior Masjid Salahudin Al-Ayubi di Pari, Sao Paolo. Sederhana menggunakan sentuhan modern.

Masuk ke dalam gedung ini lansung menuju ke ruang sholat primer pada lantai dasar, pintu utamnya searah menggunakan mihrab & mimbar. Meski berada sejejer dengan bangunan bangunan lain, denah vagiand alam ruang sholat Masjid Salahuddin ini mengarah lurus ke kiblat sehingga denah ruang sholatnya tidak miring terhadap bangunan seperti beberapa masjid lainnya pada Brazil.

Ruang sholat primer di lantai dasar tadi digunakan spesifik buat jemaah laki-laki sedangkan buat jemaah perempuan disediakan tempat khusus di lantai mezanin. Pemisahan ruang antara jemaah laki-laki & perempuan ini memang menaruh kenyamaan khususu bagi jemaah perempuan yg jua dilengkapi menggunakan Social room serta toilet & tempat wudhu tersendiri.

Suasana di pada masjid Salahudin Al-Ayubi

Lantai kedua bangunan masjid ini digunakan sebagai ruang serbaguna, lantai ketiga & ke empat difungsikan menjadi ruang kelas & ruang rapat. Ruang kelas dilantai ketiga masjid ini menjadi tempat diselenggarakannya kuliah agama dan bahasa Arab secara perdeo disetiap hari Sabtu yg senantiasa dipadati sang para peminatnya di setiap ahir pekan.

Di lantai ke-empat bangunan ini jua menjadi tempat tinggal imam masjid sedangkan sekretariat masjid & tempat kerja kepemudaannya berada di lantai Basement yang sewaktu waktu pula dapat pada alih fungsi menjadi aula serbaguna.

Suasana lebaran di Masjid Salahudin Al-Ayubi

Interior ruang utama masjid ini dibuat pada rancangan terbaru dengan dominasi rona putih dalam interiornya. Pencahayaan alami berpadu padan menggunakan cahaya lampu listrik termasuk cahaya menurut lampu gantung tunggalnya yang menggantung di langit langit tengah ruangan memberikan kesan damai & pada dalamnya.

Tersedia rekaman video suasana Idul Fitri di Mesquita do Pari ini di situs youtube hanya saja pemiliknya menonaktifkan fungsi embedded-nya sehingga saya tidak bisa menayangkannya di blog ini namun anda dapat melihatnya langsung ke situs youtube. Untuk menggantikannya saya tampilkan video tentang lingkungan kawasan Pari di Kota Sao Paolo.***

jemaah wanita di lantai mezanin mesquita do pari
Lampu gantung di mesquita do Pari

Referensi

filhadaalvorada.blogspot.com - mesquitas-do-brasil-mesquita-do-pari

ligaislamica.org.br - liga_islamica_mesquita

---------------

Baca Juga

Islam di Brazil

Masjid Brazil di Sao Paolo

Masjid Br?S ? Brazil

Masjid Islamic Center Brazil di Brazilia

Masjid Salahudin Al-Ayubi, Sao Paolo ? Brazil

Masjid Abu Bakar Assidik, S?O Bernardo - Brazil

Wednesday, October 21, 2020

Masjid Abu Bakar Assidik, São Bernardo - Brazil

Masjid  Abu Bakar Assidik, São Bernardo - Brazil. satu dari sekitar sepuluh Masjid di kota Sao Paolo.

Masjid Abu Bakar Assidik merupakan masjid yang berada di São Bernardo do Campo, wilayah dalam kota Sao Paolo, Brazil. Masjid yang dapat langsung dikenali dari dua menara kembarnya setinggi 27 meter yang berbentuk segi empat-nya, kubah hijau dan bulan sabit di puncak menaranya, sangat kontras dengan arsitektural bangunan disekitarnya.

Masjid masjid di Brazil termasuk yang sudah di ulas dalam artikel artikel sebelumnya memang memiliki bentuk yang beragam. Masjid Abu Bakar Assidik dibangun tahun 1984 oleh komunitas muslim setempat yang sebagian besar merupakan muslim imigran dari negara negara Arab. Dan penyelesaian pembangunannya tidak terlalu lama lengkap dengan ruang sholat yang cukup luas dan nyaman di dalamnya.

Seperti masjid masjid lainnya, masjid Abu Bakar Assidik São Bernardo do Campo ini juga dibangun dengan jendela jendela besar untuk memberikan penerangan alami dari cahaya matahari pada siang hari. Dilengkapi dengan lampu gantung unik yang menjuntai dibawah kubah utama. Masjid Abu Bakar Assidik ini dibawah pengelolaan Centro de divulgação islâmica para a America Latina – CDIAL dengan preside-nya Ahmad Ali Saifi (warga negara Lebanon), wakil presidennya dipegang oleh Zaid Ali Saifi (warga negara Brazil) dan Sheikh Juma Momade Anli, selaku kepala departemen ke-agamaan.

Mesquita de São Bernardo do Campo

(Centro de divulgação islâmica para a America Latina - CDIAL)

Rua Henrique Alves dos Santos, 161, Jardim das Américas,

Caixa Postal 242 - CEP: 09725-530 - São Bernardo do Campo - SP

Tel: (11) 4122-2400 / Fax: (11) 4332 2090

Web Site: www.islambr.com.br

Koordinat Geografi : 23°41'53.42"S  46°33'28.91"W

View Mesquita de São Bernardo do Campo in a larger map

View Mesquita de São Bernardo do Campo in a larger map

Denah bangunannya memanjang layaknya bangunan sebuah gereja, namun dilengkapi dengan kubah besar pada bagian tengah atapnya. Lantai dasar masjid disediakan khusus untuk jemaah pria sementara jemaah wanita disediakan tempat di lantai mezanin plus segala fitur pendukungnya dari kamar mandi hingga tempat berwudhu.

Meskipun bangunannya memanjang namun sama sekali tidak mengarah ke kiblat, akibatnya barisan shap di dalam masjid inipun miring sekitar 45 derajat. Dan sudah barang tentu letak mihrab dan mimbar masjid pun tidak berada ditengah tengah layaknya masjid masjid lain yang dibangun tepat mengarah ke kiblat di kota Mekah.

Meski begitu Masjid Abu Bakar Assidik São Bernardo do Campo ini dibangun lengkap dengan sarana dan fasilitas pendukungnya termasuk sebuah taman hijau di halaman masjid plus lapangan parkir. Masjid juga menyelenggarakan kelas pendidikan Islam dan mengembangkan beragam aktivitas sosial kemasyarakatan.

Kunjungan Walikota

Di bulan Agustus 2011 lalu walikota São Bernardo do Campo melakukan pertemuan hari Jemaah, pengurus masjid serta tokoh tokoh muslim setempat. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, mualaf yang juga atlet internasional asal São Bernardo, Jadel Gregory. Beliau disambut oleh direktur CDIAL selaku pengelola masjid, Ziad Ahmad Saifi,

Dalam kunjungannya walikota menyampaikan terima kasih kepada komunitas muslim yang telah memberikan kontribusi positif yang begitu besar kepada kota São Bernardo termasuk dalam menyumbangkan prestasi dunia dari cabang atletik yang diraih oleh muslim São Bernardo. Dan pengurus masjid menyampaikan keinginan untuk semakin meningkatkan kerjasama dengan pemerintah kota dalam segala hal terutama di bidang social, olahraga dan keagamaan, serta peningkatan keterwakilan muslim setempat sekawasan.

Seorang jemaah wanita sedang menyimak khutbah yang disampaikan oleh Khatib di masjid Abu Bakar Assidik Sao Bernardo. Karena bangunannya tidak tepat mengarah ke Kiblat maka Mimbar masjid inipun letaknya miring terhadap bangunan sedangkan mihrabnya berupa mihrab kecil di bagian depan-bawah podium khatib.
Jemaah di masjid Sao Bernardo
Sao Bernardo menjadi salah satu kota di Brazil yang memiliki pemandangan bangunan masjid seperti pada foto di atas.
seperti disebutkan tadi mihrab masjid ini dibuat sederhana pada sisi depan bagian bawah podium mimbar khatib.

Referensi

filhadaalvorada.blogspot.com - Mesquita de São Bernardo do Campo (SP)

saobernardo.sp.gov.br - Prefeito visita mesquita . . . . . .

turismosaobernardo.com.br - Mesquita Abu Bakr Assidik

benimoveis.com.br - São Bernardo do Campo

Informação retirada do site: http://arresala.org.br/

Mesquitasemussalasbr - mesquita-de-sao-bernardo-do-campo

---------------

Baca Juga

Islam di Brazil

Masjid Brazil di Sao Paolo

Masjid Brás – Brazil

Masjid Islamic Center Brazil di Brazilia

Masjid Salahudin Al-Ayubi, Sao Paolo – Brazil

Saturday, May 30, 2020

Masjid Cuiabá, Brazil (1978)

Masjid di Kota Cuiaba berdiri megah dengan kubah besar dan menaranya yang tampak begitu mungil dibandingkan dengan menara milik sebuah peruhsaan komunikasi yang berdiri di sebelahnya.

Kota Cuiabá, Kota Piala Dunia 2014

Bila anda pecinta sepakbola, pastinya masih ingat momen Piala Dunia Sepakbola 2014 yang diselenggarakan di Brazil, nah Kota Cuiabá ini adalah salah satu kota tempat penyelenggaraan pesta sepakbola dunia tersebut. Kota Cuiabá merupakan ibukota dari negara bagian Mato Grosso, di Republik Brazil. Salah satu kota metropolitan di Brazil yang juga sekaligus secara geografis menjadi pusat bagi Amerika Selatan.

Kota ini didirikan pada tahun 1719 pada masa gemilangan tambang emas di daerah terebut (gold rush) dan menjadi ibukota provinsi atau negara bagian Mato Grosso sejak tahun 1818. Kota ini sejak lama dikenal sebagai gerbang selatannya Amazon. Sejak itu Cuiabá berkembang menjadi pusat perdagangan sekaligus pusat pertanian dan menjadi salah satu kota dengan  perkembangan tercepat di seluruh Brazil.

Kota ini juga menjadi jantung dari kawasan urban termasuk juga kota tetangganya yang menjadi kota terbesar kedua di Mato Grosso, kota Várzea Grande. Cuiabá juga terkenal sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara Piala Dunia 2014 dengan Stadionnya yang terkenal dengan nama Arena Pantanal.

Muslim di kota Cuiaba, Brazil ini cukup beruntung memiliki sebuah bangunan masjid sebenarnya yang memang dibangun sejak awal sebagai bangunan masjid, meskipun muslim disana merupakan kelompok minoritas.

Muslim di Cuiabá

Kota Cuiabá memilki komunitas Muslim yang cukup banyak. Muslim di kota Cuiabá merupakan warga keturunan dari Suriah, Lebanon dan Palestina, jumlah mereka seluruhnya sekitar 600 jiwa dari sekitar 150 keluarga. Sebagian besar dari mereka mengungsi ke Brazil paska perang dunia kedua dan menetap di kota tersebut dengan mata pencaharian utama mereka sebagai pedagang.

Kini sebagian besar keluarga muslim di Cuiabá merupakan masyarakat kelas menengah atas yang bermata pencaharian dibidang perdagangan. Komunitas muslim Cuiabá dipimpin oleh Walid Khaled Omais, muslim Cuiabá merupakan bagian dari sekitar satu juta lebih muslim di Brazil secara keseluruhan.

Di kota ini telah lama berdiri sebuah masjid sebenarnya lengkap dengan kubah besar dan sebuah menara menjulang tinggi menyaingi menara gedung perusahaan telekomunikasi yang berdiri megah di pusat kota itu. Kami sebut sebagai masjid sebanarnya, karena memang dibangun sejak awal sebagai bangunan masjid dengan rancangan sebuah masjid sebagaimana yang kita kenal secara universal, yakni bangunan dengan kubah serta menaranya yang menjulang.

Mesquita de Cuiabá

R. Baltazar Navarros, 9 – Bandeirantes

Cuiabá – Mato Grosso, 78010-020, Brasil

Telephones: (65) 9247-5160 (course) / (65) 8117-2745 (Tim)

Email: sbmcmt@hotmail.com

Situs resmi : http://www.islamcuiaba.com

akun facebook

Coordinates: 15° 35' 48.61" S 56° 5' 29.49" W

Masjid Cuiabá

Mequita Mosulmana atau Masjid orang Muslim demikian rambu rambu jalan yang terpajang di depan masjid ini menunjukkan titik lokasi masjid ini. Muslim Cuiabá ini bergabung dalam organisasi Islam The Muslim Beneficent Society of Cuiabá yang didirikan pada tanggal 8 April 1972 dan sudah memiliki sebuah masjid di kawasan Bandeirantes yang menjadi tumpuan satu satunya untuk pelaksanaan sholat berjamaah baik sholat rawatib lima waktu, sholat jum’at dan hari raya termasuk semua aktivitas ke-islaman muslim kota Cuiabá.

Masjid Cuiabá mulai dibangun tahun 1975 dan selesai tahun 1978. Upacara peletakan batu pertama pembangunannya dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 1975 dan diresmikan pada tanggal 16 Juli 1978. dengan dana bantuan sebesar US$ 70.000 dolar Amerika sumbangan dari pemerintah Saudi Arabia dengan tujuan utama pembangunannya tentu saja adalah untuk memfasilitasi kebutuhan muslim di kota Cuiabá akan tempat ibadah dan tempat bersosialisasi secara komunal.

Interior Masjid Cuiaba.

Pada masa itu baru ada sekitar 95 keluarga muslim disana yang turut berkontribusi bagi pembangunan masjid tersebut. Bersebelahan dengan masjid ini juga dibangun sekolah Islam dari kelas 1 sampai dengan kelas 4 antara tahun 1979-1980.

Tradisi Lebaran Muslim kota Cuiabá

Seperti di berbagai belahan dunia Islam lainnya, pada setiap hari raya lebaran, muslim kota kota Cuiabá berkumpul di masjid kota Cuiabá untuk mengikuti ibadah sholat ied yang kemudian dilanjutkan dengan acara halal bilhalal seluruh warga muslim yang juga diselenggarakan di masjid. Dalam kesempatan tersebut muslim disana saling beramah tamah satu dengan lainnya sambil menikmati aneka hidangan yang sudah disiapkan oleh pengurus masjid.

Dikunjungi Timnas Bosnia

Pada bulan Juni 2014, tiga Pemain Nasional Sepakbola Bosnia berkunjung dan melaksanakan sholat Jum’at di Masjid Cuiabá, kunjungan itu dilakukan menjelang pertandingan Piala Dunia Sepakbola 2014 Grup G melawan Nigeria pada Sabtu 21 Juni waktu setempat. Tiga pemain Bosnia yang melakukan salat Jumat di Cuiaba adalah striker Vedad Ibisevic, bek Muhamed Besic dan winger Edin Visca.

Salat Jumat itu juga dihadiri mantan gelandang tim nasional Bosnia Elvir Rahimic, yang saat ini menjadi pelatih di klub Rusia PFC CSKA Moscow. Setelah melakukan salat, tiga pemain tersebut dengan senang hati menerima ajakan foto bersama dan permintaan tanda tangan warga yang kebetulan berada di masjid tersebut. Kunjungan itu menyusul undangan imam masjid Omar Omama yang mengunjungi hotel tempat tim Bosnia menginap.

Referensi

diariodecuiaba.com - Families maintain Islamic tradition

islamismobr.blogspot.com - Eidul fitr in cuiaba

situs resmi masjid Cuiaba

dream.co.id - Pemain Timnas Bosnia Salat Jumat di Masjid Lokal Brasil

Baca Juga

Islam di Brazil

Masjid Brazil di Sao Paolo

Masjid Brás – Brazil

Masjid Islamic Center Brazil di Brazilia

Masjid Salahudin Al-Ayubi, Sao Paolo – Brazil

Masjid Abu Bakar Assidik, São Bernardo - Brazil

Asal SEO

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done