Islami Pedia: Masjid di Uganda
News Update
Loading...
Showing posts with label Masjid di Uganda. Show all posts
Showing posts with label Masjid di Uganda. Show all posts

Monday, August 17, 2020

Masjid Kibuli Kampala Uganda

Berdiri dipuncak bukit Kibuli, satu berdasarkan tujuh bukit yang membangun kota Kampala, Masjid Kibuli menjadi salah satu bangunan bersejarah yg terlihat jelas dari banyak sekali sudut kota Kampala

Kampala merupakan ibokota berdasarkan Republik Uganda, negara pada bagian timur benua Afrika. Sebelum bangsa Eropa datang disana dan lalu menjajah wilayah tadi, daerah ini adalah daerah kekuasaan seorang raja yg disebut Kabaka berdasarkan keluarga bangsawan Buganda. Inggris yang tiba disana pada penghujung abad ke 19 melihat begitu poly hewan Impala berkeliaran kawasan tersebut & menyebut daerah itu menggunakan istilah ?Hill of Impala? Yang kemudian diserap ke bahasa lokal yg berbunyi ?Kazozi k? Impala? Yang diucapkan sebagai ?Ka impala? Dan kadang kadang pula diucapkan ?Ka mpala?.

Sehingga, setiap kali raja Buganda berangkat berburu impala ke kawasan hutan disana, masyarakatnya akan berujar bahwa raja sedang berburu ke Kampala. Berawal menurut sana lalu sebagai nama tempat itu hingga sekarang dikenal menjadi kota Kampala. Sedangkan nama Uganda yg sebagai nama Negara itu, justru terjadi lantaran ketidakmampuan bangsa Eropa mengucapkan nama Buganda dengan baik sebagai akibatnya menjadi Uganda tanpa hurup B pada depannya.

Kota Kampala pada mulanya berkembang berdasarkan bukit disekitar istana Kabaka Buganda lalu berkembang ke daerah disekitarnya hingga tujuh bukit. Masing masing puncak bukit tadi menjadi loka tempat krusial kerajaan. Itu sebabnya kota Kampala pula seringkali disebut sebagai ?Kota Tujuh Bukit?, meskipun kini wilayanya telah membentang sampai meliputi lebih dari 20 bukit.

Berdiri di atas bukit Kibuli, Masjid Kibuli terlihat menurut kejauhan

Sebut saja Bukit Kasubi yang bersejarah adalah tempat berdirinya Istana Raja Kabaka yang bernama Kasubi & makamnya juga berada di bukit tadi. Lalu Bukit kedua adalah bukit Mengo yg adalah tempat berdirinya Istana Kabaka (Raja) ketika ini dan markas akbar menurut Pengadilan Tinggi Buganda. Lalu ada bukit ketiga yg menjadi ?Markas? Bagi ummat Islam pada kota Kampala, yakni Bukit Kibuli loka berdirinya masjid tertua pada Kampala, Masjid Kibuli.

Masjid Pertama pada Kampala

Masjid Kibuli merupakan galat satu masjid di Kampala Ibukota Republik Uganda. Masjid ini adalah masjid tertua di Kampala. Disebut sebagai Masjid Kibuli lantaran berada pada atas bukit Kibuli, masjid ini merupakan situs penting dari sisi religi sejarah & tradisi kota kampala. Lantaran faktor sejarah & nilai religi nya itu masjid ini menjadi salah satu landmark kota Kampala yg mendominasi pemandangan zenit bukit Kibuli. Karena lokasinya yg berada pada ketinggian, penorama masjid ini terlihat berdasarkan kejauhan dari berbagai tempat di kota ini.

Kibuli Mosque

Kibuli Road, Kampala, Uganda

Coordinates :  00°18′36″N 32°35′42″E / 0.31°N 32.595°E

Elevation : 3,973 ft (1,211 m)

Lahan loka masjid ini berdiri aslinya merupakan huma milik Pangeran Badru Kukungulu berdasarkan keluarga Bangsawan Bugunda yang kemudian disumbangkan buat kepentingan pembangunan masjid tadi. Pada ketika itu tidak saja lahan masjid ini, tapi sebagian akbar huma pada bukit Kibuli.

Wakaf Bangsawan Buganda

Pengembangan bukti Kibuli dimulai di tahun 1930, ketika itu Pangeran Badru Kukungulu menawarkan huma di bukit Kibuli buat pembangunan aneka macam infrastruktur &/atau pusat lembaga forum & istitusi buat menaikkan tarap hayati komunitas muslim di Uganda.

Pembangunan Masjid Kibuli dimulai tahun 1936, peletakan batu pertamanya dilakukan sang Sir Sultan Mohamed Shah Aga Khan III, yg wafat tanggal 11 Juli 1957, & pembangunannya berlanjut selama beberapa tahun hingga lalu diresmikan sang Pangeran Aly Salomone Khan di tahun 1951. Saat beliau wafat Pangeran Badru Kukungulu dimakamkan di sebuah maosolium di komplek masjid ini.

Masjid Kibuli dengan larat belakang kota Kampala

Seperti disebutkan di awal goresan pena tersebut, bukit Kibuli merupakan salah satu dari tujuh bukit di kota Kampala, bagian tengah dan & sebagian kota lainnya berada di bukit ini, berbatasan dengan Kabalagala diselatan & kololo di utara & hanya berjarak lima.6 km berdasarkan central business district kota Kampala. Lantaran sejarah nya itu kawasan di bukit Kibuli ini menjadi tempat pemukiman muslim pada kota Kampala.

Islam masuk dan bekembang lebih dulu di Uganda sebelum para misionaris Kristen masuk kesana. Kini dibukit ini selain Masjid Kibuli juga sudah berdiri Rumah Sakit Kibuli, SMP buat umum dan boarding school, Lembaga Pendidikan Pengajar Kibuli, Pusat Pelatihan Polisi, Greenhill Academy yg merupakan sekolah swasta unggulan pada Kampala, Pasar Sentral Kibuli dan Kampus Islamic University in Uganda (IUIU). Sedangkan pada bagian bawah sisi timur bukit ini membentang tempat Namuwongo yang merupakan daerah industri tua di Kampala, juga tempat berdirinya depot minya milik perusahaan perusahaan minyak asing yg beroperasi di Kampala.

Masjid Kibuli bukanlah satu satunya masjid di kota Kampala, di puncak bukit yang lain di kota Kampala berdiriMasjid Gadafi yang merupakan Masjid Nasional Uganda. Dinamai masjid Gadafi karena memang dibangun oleh mendiang presiden Libya, Muammar Khadafi sebagai hadiah bagi Muslim Uganda. Selain Uganda di Indonesia pun tokoh kontroversi ini juga meninggalkan warisan masjidnya di Indonesia, yakniMasjid Muammar Qaddafy yang kini berubah nama menjadi Masjid Az-Zikra tak lama setelah beliau wafat.*** (dirangkum dari berbagai sumber).

Baca Juga

Masjid Gaddafi, Masjid Nasional Uganda

Masjid Muammar Qaddafy, Sentul, Bogor

Masjid Al-Dahab Manila ? Philippina, dibangun untuk menyambut Qadaffy

Thursday, July 9, 2020

Masjid Gaddafi, Masjid Nasional Uganda

Masjid Gaddafi atau Masjid Sentral Kampala (Kampala Central Mosque)

Masjid ini identik dengan dua nama, Uganda dan Muammar Khadafi pemimpin Libya. Dua nama yang bagi banyak orang, Baru mendengar nya saja sudah merasa jengah. Muammar Khadafi diidentikkan oleh sebagian orang sebagai diktator era moderen Afrika, dan kini (Feb 2011) tengah di dera demonstrasi besar besaran rakyat Libya yang menuntut pengunduran dirinya dari panggung kekuasaan. Sedangkan Uganda, negara yang masih belum bisa menghapus sejarah kelam masa lalu bersama pemimpin masa lalu mereka yang terkenal ke seantero bumi sebagai salah satu diktator terkejam Afrika “Idi Amin

Masjid Nasional Khadafi atau Gaddafi National Mosque, memang dibangun oleh pemerintah Libya di bawah kepemimpinan presidennya Muammar Khadafi sebagai hadiah bagi Muslim di Negara Uganda. Nama Khadafi juga yang kemudian diabadikan sebagai nama masjid nasional tersebut, meski pemerintah Libya enggan menyebutkan jumlah biaya yang dihabiskan untuk membangun masjid ini.

Lokasi Masjid Gaddafi

Masjid Khadafi dibangun di atas bukit Kampala tua, kota Kampala yang merupakan kota terbesar sekaligus ibukota negara Kampala. Lokasinya yang berada diketinggian bukit, ditambah lagi dengan bangunannya yang begitu besar membuat bangunan masjid ini mendominasi pemandangan kota Kampala. Nama kota Kampala sendiri memang diambil dari nama bukit tersebut.

Islam pada Uganda

Islam ditengarai masuk ke Uganda pada abad ke-19, tepatnya pada tahun 1844 ketika Ahmed Ibrahim memasuki Uganda untuk melakukan perdagangan. Pada akhirnya dia bertemu menggunakan Raja Mutesa I menurut Kerajaan Baganda, Uganda Tengah. Raja Mutesa I sangat keras menjaga kedisiplinan Islam dalam wilayahnya. Beliau menguasai bahasa Arab sekaligus menguasai al-Qur?An. Cucu Raja Mutesa I, yaitu Prince Badru Kakungulu (Nuhu Mbogo) tercatat sebagai pionir pendirian Muslim Education Association (MEA), yg menelorkan poly professor, doctor, master & sarjana Muslim pada Uganda.

Menurut data dari situs cia.gov, Muslim di Uganda hanya sekitar 12.1% (sensus 2002) dari jumlah total penduduk Uganda yang mencapai 30 juta jiwa. Beberapa sumber lain menyebutkan angka yang bervariasi. Bila kita merujuk kepada data hasil sensus 2008 tersebut, dapat dirasakan betapa geliat Islam di negeri yang oleh Winston Churchill sebagai Mutiara Afrika itu begitu besar pengaruhnya. Rasio pemeluk agama di Uganda adalah : Katolik Roma 41.9%, Kristen Protestan 42%, Islam 12.1%, Animisme 0.9%, lain lain 3.1%. dari total populasi 32,369,558 jiwa.

Ummat Islam pada Uganda meski memiliki lembaga resmi yang didirikan saat Idi Amin Berkuasa, saat ini kurang terlibat dalam pemerintahan. Dengan sendirinya pemerintahan Uganda didominasi oleh non muslim. Idi Amin menjadi satu satunya kepala Uganda yang berasal dari muslim Uganda, meskipun masa pemerintahannya diwarnai dengan tindak kekejaman yang justru bertentangan dengan ajaran Islam, tapi turut mewarnai perkembangan Islam pada Uganda.

Pembangunan Masjid Gaddafi

Masjid Nasional Uganda yang kini menjadi Masjid Nasional Khadafi (Gadafi National Mosque) sudah direncanakan pembangunannya sejak masa Idi Amin berkuasa di Uganda tahun 1971-1979. Idi Amin adalah pendiri Uganda Muslim Supreme Council (UMSC) pada tahun 1974 dan berhasil mengundang Raja Faisal untuk meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nasional Uganda di Old Kampala, Idi Amin juga yang membawa Uganda masuk menjadi anggota Organisasi Konfrensi Islam (OKI).

Namun pembangunan masjid tersebut tak pernah terwujud akibat pertikaian antar kelompok Islam pada Uganda dan kendala finansial. Sampai kemudian kekuasaan Idi Amin yang di cap sebagai diktator terkejam Afrika itu tumbang di tahun 1979 dan beliau melarikan diri ke Jeddah, Arab Saudi sampai meninggal dan dimakamkan di Mekkah pada hari Sabtu 16 Agustus 2003.

Setelah sekian lama terbengkalai rencana tersebut ahirnya terwujud setelah pemimpin Libya Muammar Khadafi yang kemudian mendanai keseluruhan pembangunan masjid tersebut termasuk menangggung biaya pemeliharaan masjid selama 10 tahun setelah diresmikan 28 Maret 2008.

Setidaknya 17 anggota tim dari World Islamic Call Society yang merupakan LSM Libya yang terlibat untuk merancang masjid ini. Ke 17 anggota tersebut berasal dari mesir dan maroko. Masjid tersebut juga dilengkapi dengan pusat kesehatan, perpustakaan, dan pusat pendidikan untuk pelatihan singkat, ruang konfrensi untuk 250 tempat duduk, juga tempat tinggal untuk mufti juga akan dibangun disana.

Peresmian Masjid Gaddafi

Rabu 29 Maret 2008 Ribuan masyarakat Uganda merayakan Maulid Nabi bersama pemimpin Libya Muammar Khadafi, para kepala suku dan pemuka agama yang berdatangan dari berbagai negeri Muslim, memadati stadion sepakbola di Kampala Ibukota Uganda.

Muammar Khadafi dalam kesempatan tersebut sekaligus meresmikan Masjid Nasional Khadafi (Gaddafi National Mosqe) di wilayah kota tua Kampala. Masjid Nasional Uganda yang dibangun atas dana dari pemerintah Libya dibawah pimpinan Kolonel Muammar Khadafi. Masjid yang disebut oleh petinggi Libya dan Uganda sebagai masjid terbesar kedua di Afrika.

Dalam pidatonya Muammar Khadafi mengungkapkan kepada 10 hingga 15 ribu orang yang hadir bahwa “Nabi Muhammad adalah nabi bagi semua manusia, nabi yang di utus bagi seluruh ummat, tidak seperti para nabi sebelumnya”. Pidato itu disambut dengan seruan “Panjang umur saudaraku Khadafi” oleh khalayak yang hadir termasuk anak anak pramuka dan drumband dari berbagai sekolah di Uganda yang kesemuanya mengenakan kaos bergambar Muammar Khadafi.

Setengah lusin kepala negara afrika termasuk Presiden Kenya Mwai Kibaki, Presiden Mali Amadou Toumani Toure dan Presiden Rwanda Paul Kagame bergabung bersama presiden Uganda Yoweri Museveni menyambut pemimpin Libya Kolonel Muammar Khadafi yang sengaja datang ke Uganda untuk peringatan Maulid Nabi sekaligus peresmian masjid Nasional Uganda yang diberi nama sesuai dengan nama dirinya itu.

Muammar Khadafi dikenal sebagai tokoh dibalik pembentukan Organisasi Uni Afrika. Dalam kesempatan itu Khadafi juga menyampaikan statement yang membuat dahi presiden Uganda yang pemeluk protestan dan duduk bersebelah dengannya tersebut berkernyit “Siapa yang tidak mau memeluk Islam, pada ahirnya nanti akan menjadi pecundang”. Di kesempatan tersebut Khadafi berpidato dalam bahasa arab yang fasih namun diterjemahkan langsung ke Bahasa Inggris.

Bangunan primer masjid ini berbentuk segi empat dengan satu kubah utama & empat kubah lebih mini ditambah dengan satu menara.

Sementara Sheik Imad Essawi, kepala suku Badui Al-Mukthalifa Irak mengatakan bahwa kesempatan tersebut adalah untuk pertama kali dia datang ke Afrika yang termperaturnya tak terlalu panas di bandingkan di Irak selatan. Seperti halnya Muammar Khadafi semua kepala suku yang hadir menggunakan pakaian tradisional mereka masing masing. Panita juga membagi bagikan topi baseball bergambar Muammar Khadafi kepada 80-an wartawan sengaja didatangkan dengan pesawat khusus dari kairo.

Arsitektural Masjid Gaddafi

Pengunjung masjid ini langsung berhadapan dengan pintu masuk utama seukuran setengah hektar, kubah bundar berukuran besar menjadi poin pertama yang menjadi pusat perhatian. Kubah yang terlihat dari manapun di atas bukit menyebarkan suasana sakral semakin kita mendekatinya. Ekterior masjid ini menampakkan bangunan paling besar di Kampala.

Masjid ini dilengkapi menggunakan dua pintu utama berukuran akbar & 12 pintu masuk berukuran kecil. Satu berdasarkan pintu primer merupakan pintu masuk primer ke pada masjid, kubah masjid 15 yar berdasarkan pintu primer seolah menyambut kehadiran anda ketika pertama kali tiba pada masjid ini. Di depan pintu primer anda disambut oleh inskripsi arab & di dalam masjid dihias dengan kaligrafi Asmaul Husna

Kapasitas dan Fasilitas Masjid Gaddafi

Ruang sholat primer masjid ini untuk laki laki bisa menampung lebih berdasarkan 5000 jemaah, ruang galeri berkapasitas 1100 jemaah, teras masjid berkapasitas 3500 jemaah. Sehingga holistik masjid mampu menampung setidaknya 12.200 jemaah.

Masjid ini juga dilengkapi dengan ruang konfrensi, sehingga selain untuk melaksanakan ibadah sholat, pengunjung masjid ini juga dapat, melakukan aktivitas yang lain. Selain itu tersedianya berbagai ruang serbaguna tersebut dapat menjadi sumber penghasilan bagi pengurus masjid sebagai dana untuk perawatan dan aktivitas masjid. rumah kediaman untuk Mufti Uganda juga dibangun bersamaan dengan pembangunan masjid ini.

Di bawah kubah masjid ini dipasang lampu gantung menggunakan ukuran cukup akbar dengan diameter mencapai tiga meter, dilengkapi menggunakan 350 bola lampu irit energi. Keseluruhan lampu gantung ini berbobot total mencapai 2 ton.

Masjid megah ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Muslim Uganda tapi juga bagi warga yang tinggal di bukit Kampala Tua. Kampala tua sendiri selama ini benar benar menyimbolkan Kampala tua sesuai dengan namanya. Sebuah lingkungan kota tua yang tak terawat, kurangnya pasokan air bersih, lingkungan rumah susun yang kumuh. Seorang wanita tua yang melintas di lokasi tersebut sampai sampai menyebut masjid ini seperti sebuah bandara.

Berlokasi di pinggiran kota, Kampala tua dulunya merupakan wilayah yang menjadi kebanggaan nasional. Di era tahun 1960-an hingga 1970-an sebelum kemudian Idi Amin melakukan pengusiran besar besaran terhadap Warga Uganda keturuan Asia yang memiliki sebagian besar merupakan pemilik dari properti properti di wilayah Kampala tua. Setelah era tersebut, kawasan Kampala tua menjadi wilayah yang terabaikan, tak terurus dan terbengkalai dan sebagian kini sudah mulai ambruk.

Kehadiran masjid megah ini sedikit mengubah citra Kampala tua. Memberikan sebuah simbol baru yang begitu menonjol dikawasan tersebut. Masjid Khadafi ini menjadi objek menarik di Kampala, baik siang maupun malam hari dan dapat dilihat dari hampir semua sudut kota Kampala. Masjid berukuran besar dan cukup menarik ini berdiri di masjid ini dapat menikmati pemandangan pusat kota Kampala dari bukit tempatnya berada.***

Updated 23 Oktober 2016

Muammad Khadafi wafat dalam lepas 20 Oktober 2011 pada umur 69 tahun di kota Sirte, dalam sebuah pemberontakan oleh kelompok penentangnya yg di dukung sang pasukan NATO dan Uni Eropa. Masjid masjid yang dia bangun pada beberapa negara kini sudah berganti nama tidak lagi memakai namanya, termasuk masjid di Kampala ini, kini dikenal menggunakan nama Kampala Central Mosque.

Referensi

newvision.co.ug – Gaddafi to open mosque

azstarnet.com - Libyan leader opens the Gadhafi National Mosque in Uganda for Prophet's birthday

gorillatoursandsafaris.com - National Mosque

ugpulse.com - New Mosque Redraws Kampala's Skyline

chamzawi – Islam pada Uganda

gorrilatoursandsafaris.com - National Mosque

ugandatravelguide – old kampala

-------------------------------ooOOOoo-------------------------------------

Baca Juga Artikel Masjid Terkait dengan Qaddafi

Masjid Muammar Qaddafy, Sentul, Bogor

Masjid Al-Dahab Manila ? Philippina, dibangun buat menyambut Qadaffy

Asal SEO

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done